Baca: Matius 12:1-14
Ayat Mas: Matius 12:11
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 102-103; 1 Korintus 2
Di sebuah daerah, di mana kebanyakan penduduknya tidak memiliki mobil,
gereja setempat memperbolehkan anggota jemaatnya meminjam mobil
gereja. Namun, tentu saja untuk mengaturnya, jemaat harus menulis
surat kepada majelis, yang kemudian akan mendiskusikannya dalam rapat
dan memutuskan untuk meminjamkan atau tidak. Suatu malam, seorang
anggota jemaat menelepon majelis untuk meminjam mobil guna keperluan
mendadak: mengantar anaknya ke rumah sakit. Karena menurut pada aturan,
sang majelis terpaksa menolak permintaan itu dan meminta jemaat
tersebut untuk menulis surat terlebih dulu sesuai prosedur.
Kita mungkin tertawa membaca cuplikan cerita di atas, tetapi banyak
hal serupa bisa terjadi dalam kehidupan bergereja. Aturan dan
formalitas itu perlu, supaya organisasi bisa teratur, tetapi itu juga
bisa menjebak dan membuat kita menjadi kaku dan dingin. Contohnya
adalah kisah ketika Tuhan Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat.
Bukannya bersukacita atas orang yang telah disembuhkan dan dilepaskan
dari penderitaannya itu, orang-orang Farisi malah dengan gembira
menemukan alasan untuk menghakimi Tuhan Yesus.
Formalitas yang terlalu kental juga cenderung membuat kita menjadi
sombong rohani. Kita dengan mudah merasa bangga kalau kita memenuhi
aturan A sampai Z, dan menggunakannya untuk menyalahkan orang lain.
Kerap kali saat kesombongan rohani itu menguasai kita, belas kasihan
kita malah makin mengering. Formalitas itu perlu untuk menjaga
keteraturan, tetapi biarlah kita ingat bahwa hanya kasih karunia dan
belas kasihan yang mesti jadi pendorong dari segala tindakan kita.
TUHAN MENCIPTAKAN ATURAN UNTUK MANUSIA
BUKAN MANUSIA UNTUK ATURAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar