Baca: Ulangan 8
Ayat Mas: Ulangan 8:2,18
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 96-98; 1 Korintus 1:1-17
Seorang ayah punya kebiasaan unik. Sejak putrinya lahir, ia
mengkhususkan sebuah laci untuk menyimpan catatan-catatan berisi
kisah-kisah lucu, sedih, peristiwa-peristiwa penting, pengalaman bersama
keluarga, teman gereja, teman sekolah. Juga kerinduan dan harapan sang
ayah terhadap masa depan putrinya. Bersama surat itu, juga ada
foto-foto, buku rapor, dan berbagai benda kenangan lain. Ketika
ulang tahun putrinya menjelang, ia tinggal membuka laci itu. Maka,
hamburan barang dan catatan itu menolongnya merangkumkan kebaikan
Tuhan yang dialami putrinya sepanjang tahun, dalam sebuah "surat
tahunan". Itulah kado utamanya bagi putrinya di setiap ulang
tahunnya, yang juga selalu sangat dinanti oleh anaknya.
Sungguh indah apabila kita punya kesempatan khusus untuk mengingat
segala berkat yang sudah diterima. Lebih lagi, mengingat Sang Sumber
Berkat sebagai yang berdaulat atas kehidupan yang berlangsung. Seperti
ketika Musa meminta bangsa Israel mengingat lagi segala kebaikan Tuhan
dalam Ulangan 8. Dan, dari segala ingatan baik atas pimpinan Tuhan,
membuat bangsa itu mampu mensyukuri segala hal yang dapat mereka
nikmati hingga saat itu.
Demikian pula di hari ulang tahun Indonesia ini, kita mau mengingat
segala berkat Tuhan pada Indonesia. Mengumpulkan segala perkara baik,
prestasi, peningkatan kehidupan, dan segala kemajuan yang telah dicapai.
Dari situ kita akan mampu menaikkan syukur, yang menandakan penghormatan
kita kepada Allah yang berdaulat atas kehidupan bangsa ini. Dari situ
pula kita dijauhkan dari sikap hati yang hanya mau menuntut, tanpa mau
bersumbangsih. Selamat ulang tahun, Indonesia!
DIRGAHAYU INDONESIA, DI HARI JADIMU KAMI BERSYUKUR
SEBAB CINTA TUHAN BAGI INDONESIA, SUNGGUH TAK TERUKUR
Penulis: Agustina Wijayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar