Baca: Mazmur 20
Ayat Mas: Mazmur 20:10
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 99-101; 1 Korintus 1:18-31
Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita terkadang gamang menyaksikan
fenomena yang terjadi di negara ini. Banyak pemimpin bangsa yang
seharusnya menjadi teladan dan panutan rakyat, tetapi satu demi satu
digiring ke penjara. Kita pun menjadi galau dengan masa depan bangsa
ini. Akan mewarisi apa kelak anak cucu kita? Utangkah? Kemiskinankah?
Atau apa? Akan tetapi, kalau ditanya balik, apa sumbangan positif kita
untuk bangsa ini? Kita akan gagap menjawabnya. Malahan kita balik
bertanya, siapakah saya ini, sehingga dapat memberikan sesuatu yang
positif?
Apakah memang benar, kita tidak berdaya dan tidak bisa berbuat apa-apa
untuk bangsa kita? Saya kira tidak. Sekecil apa pun, kita bisa berperan
dan memberikan sumbangan positif pada bangsa ini, asal mau. Mulailah
dengan berdoa, baik secara pribadi, maupun menggalang rekan-rekan di
persekutuan. Namun, jangan asal berdoa. Bukankah doa "klasik" kita
setiap minggu di gereja, adalah berdoa agar Tuhan memberikan hikmat
kepada pemimpin negara agar bisa memimpin rakyat dengan bijaksana?
Mazmur ini merupakan doa umat agar Allah melindungi raja. Doa ini
disertai dengan pemberian persembahan dan korban bakaran sebelum
berperang. Tujuannya bukanlah untuk meminta pengampunan dosa,
melainkan untuk mencari perkenan Allah. Ketika Allah merespons, Dia akan
menyatakan kehadiran dan perkenan-Nya dengan memberikan kemenangan
kepada raja. Di samping berdoa, kita juga harus menyumbangkan sesuatu
(sekecil apa pun) untuk bangsa kita. Hal itu dapat kita lakukan dengan
memulai kontribusi dari kota tempat kita tinggal saat ini
DALAM KEADAAN KRITIS, MENGELUH TIADA HENTI
JUSTRU MEMBUAT KITA LETIH DAN TAK MAMPU MEMBERI ARTI
Penulis: Eddy Nugroho
Tidak ada komentar:
Posting Komentar