Renungan 10 Agustus 2010

gMengejar Ekor Sendiri
Baca: Markus 10:35-45
Ayat Mas: Galatia 5:26
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 79-80; Roma 11

Seekor anak anjing bergerak lucu "mengejar" ekor pendeknya sendiri untuk
menggigitnya. Jelas ia berputar-putar te­rus, tanpa pernah mencapai
tujuannya. Anjing tua berkata kepadanya, "Lupa­kan­lah itu! Tak usah
kaukejar ekormu itu. Ber­ja­­lanlah saja, maka dengan sendirinya ia akan
mengikutimu."

Dalam hidup ini ada hal-hal yang ti­dak dapat diraih dengan terus sibuk
me­nge­jarnya. Salah satunya adalah ke­hor­matan atau kemuliaan. Kian
dikejar, kian menjauh. Sejenak teraih, sekejab raib lagi. Membuat kita
jadi gila. Haus kuasa. Gila hormat. Di samping hasilnya sia-sia, har­ga
yang harus dibayar pun amat mahal. Korban pasti berjatuhan. Tuhan Yesus
me­lu­ruskan kekeliruan murid-murid-Nya da­lam hal serius yang satu ini.
Hidup ini bukan untuk "mengejar" ke­mu­liaan, kehormatan, kedudukan dan
kekuasaan. Sebab, orang pasti akan "berputar-putar" dalam keributan,
pertengkaran, dan aksi ke­ke­rasan. Semua payah, semua susah, semua
kalah! Yesus mene­kan­kan bahwa kemuliaan, kehormatan, kedudukan, dan
kekuasaan hanya bisa dicapai ketika kita merendahkan hati, menjadi
pelayan; men­­jadi hamba (ayat 43,44). Teladan yang sejati adalah Yesus
sen­di­ri (ayat 45).

Tugas kita adalah untuk "berjalan saja" memenuhi panggilan hi­­dup,
yaitu memuliakan Tuhan dengan cara melayani sesama; mem­berikan yang
terbaik. Lupakan pamrih. Jauhkan keinginan un­tuk dimuliakan. Kemuliaan
adalah hak Tuhan. Dia lebih tahu bagai­mana melengkapi kita dengan
anugerah-Nya. Berkat pasti "mengi­kuti" kita selaras dengan
kemurahan-Nya atas karya pengabdian kita yang tulus.

LAKUKAN SAJA KARYA TERBAIK ANDA

TUHAN TAHU MENGARUNIAKAN APA YANG TERBAIK UNTUK ANDA

Penulis: Pipi Agus Dhali
Dilihat: 114 x

Tidak ada komentar: