Baca: Hakim-hakim 7:1-23
Ayat Mas: Amsal 21:31
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 66-67; Roma 7
Suatu pagi, saya melihat sekelompok anak SD sedang berlari di sebuah
lapangan. Sang guru mengatur anak-anak perempuan untuk berlari terlebih
dahulu, beberapa menit kemudian disusul anak-anak laki-laki. Ketika
memasuki garis akhir, seorang anak perempuan berteriak senang, "Yes!
Anak-anak perempuan menang dari anak-anak pria!" Saya tersenyum
mendengarnya. Anak perempuan tadi dengan segala keluguannya belum
mengerti bahwa "kemenangan" yang diperolehnya bukan karena
kemampuannya, melainkan karena sudah diatur oleh gurunya.
Kerap kali dalam hidup kita, kita bersikap seperti anak perempuan
tadi. Kita mengira semua keberhasilan yang kita capai adalah karena
kemampuan kita, kepintaran kita, kehebatan kita, serta luasnya hubungan
kita. Kita mengira kita berhasil karena kita. Padahal sebenarnya itu
semua karena Tuhan.
Firman Tuhan hari ini bercerita tentang Gideon dan pasukannya. Ketika
mereka sedang berperang dengan bangsa Midian yang banyaknya seperti
belalang dan jumlah unta mereka tak terhitung (ayat 12), Tuhan justru
meminta Gideon untuk mengurangi jumlah pasukan—dari 32.000 menjadi hanya
300 orang. Tuhan ingin menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa apabila
kemenangan terjadi, itu hanya karena tangan Tuhan dan bukan kekuatan
mereka (ayat 2). Dan karena Gideon taat kepada Tuhan, bangsa Israel
mengalami kemenangan yang luar biasa.
Jika ada kesuksesan maupun keberhasilan yang terjadi di hidup kita,
ingatlah, itu bukan karena kekuatan atau kepintaran kita, melainkan
karena kebaikan dan kekuasaan Tuhan.
JIKA KITA DIPAKAI OLEH TUHAN
ITU HANYA KARENA ANUGERAH-NYA SEMATA
Penulis: Grace Suryani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar