Baca: Matius 14:13-16
Ayat Mas: Matius 14:14
Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 13-15
LaShanda Calloway sedang berbelanja di sebuah pertokoan di Wichita,
Kansas, saat ia bertengkar dengan seseorang. Tiba-tiba sebuah pisau
menusuk tubuhnya. Ia terkapar sekarat di lorong pertokoan itu. Hasil
rekaman kamera pemantau menunjukkan, selama masa kritis, ada lima orang
yang melangkahi tubuhnya, lalu asyik melanjutkan belanja. Satu orang
berhenti sebentar, memotretnya dengan kamera telepon genggam, lalu
meninggalkannya. Pada jam sibuk itu, tak seorang pun tergerak menolong.
Akhirnya, Calloway mati.
Kesibukan kerap membuat kita tak sudi diganggu. Dengan alasan "jadwal
padat", kita menutup telinga terhadap jeritan sesama. Ini bertolak
belakang dengan sikap Yesus. Suatu hari Dia sangat lelah lahir dan
batin. Baru saja datang kabar duka: Yohanes Pembaptis dibunuh. Hati-Nya
gundah. Dia ingin "mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang
sunyi". Tak mau diganggu. Namun, orang banyak terus mengikuti-Nya. Yesus
tak bisa bersikap tidak peduli. Hati-Nya tergerak oleh belas kasihan.
Rencana pun diubah total. Dia melayani mereka. Murid-murid-Nya pun
diajak bersikap demikian. Ketika mereka mengusulkan agar orang-orang itu
dipulangkan saja, Yesus menolak. Kata-Nya, "Kamu harus memberi mereka
makan."
Yesus rela diganggu. Apakah Anda juga begitu? Mudahkah hati Anda
tergerak oleh rasa belas kasihan, ketika melihat orang yang sangat
membutuhkan kehadiran dan perhatian Anda? Ataukah dengan alasan sibuk,
Anda jalan terus dengan rencana semula—tanpa rasa bersalah, seperti lima
orang yang melangkahi tubuh Calloway?
BERBAHAGIALAH ORANG YANG SIAP DIGANGGU
KARENA IA BISA MENYENTUH HIDUP SESAMA
Penulis: Juswantori Ichwan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar