Renungan 27 Desember 2010

Ikuti Bintang-Nya
Baca: Matius 2:1-12
Ayat Mas: Matius 2:10
Bacaan Alkitab Setahun: Zakharia 1-4; Wahyu 18

Banyak anak dan orang dewasa yang masih buta aksara di daerah-daerah
pedalaman, tetapi hanya ada sedikit guru yang mau datang mengajar.
Banyak juga orang yang menderita gizi buruk atau sakit menahun—bahkan
HIV dan AIDS, tetapi hanya sedikit dokter yang mau merawat mereka.
Banyak korban kekerasan di berbagai daerah, tetapi hanya sedikit yang
mau menyuarakan dan memperjuangkan hak mereka.

Bukan karena hampir tidak ada orang yang memiliki kemampuan untuk itu,
tetapi setelah berjerih lelah menyelesaikan pendidikan di universitas,
banyak anak muda potensial merasa bahwa mereka layak mendapatkan karier
terbaik di perusahaan-perusahaan terbaik di kota-kota terbaik. Akan
tetapi, bagaimana jika Tuhan menghendaki sebaliknya?

Setelah mempelajari dengan seksama segala sesuatunya, orang-orang majus
dari Timur datang ke Yerusalem hendak menyembah Sang Raja. Tujuannya
jelas: istana! Namun, ternyata Sang Raja yang baru lahir itu tidak ada
di istana. Bintang itu menuntun mereka ke sebuah rumah sederhana di kota
kecil bernama Betlehem. Sang Raja hanya lahir di sebuah kandang, tetapi
itu tidak mengurungkan atau mengecilkan niat mereka untuk menyembah-Nya.
Mereka tetap bersukacita.

Bintang-Nya juga dapat menuntun kita untuk menyembah-Nya. Mungkin kita
akan diarahkan ke istana, tetapi mungkin juga ke perkampungan kumuh;
mungkin ke kota metropolitan, tetapi mungkin juga ke pelosok desa. Di
mana pun kita dituntun untuk memberikan persembahan kita yang terbaik
kepada-Nya, pergilah dan tetaplah bersukacita!

TIDAK ADA TUJUAN YANG PALING LAYAK UNTUK ANDA

SELAIN YANG DITUNJUKKAN TUHAN

Penulis: G. Sicillia Leiwakabessy

Tidak ada komentar: