Baca: 1 Korintus 13:1-8
Ayat Mas: 1 Korintus 13:2
Bacaan Alkitab Setahun: Mikha 4-5; Wahyu 12
Seorang penulis memarafrasekan 1 Korintus 13 untuk menjelang momen
Natal, demikian: "Jika saya menghias rumah begitu sempurna, dengan
rangkaian lampu dan bola-bola, tetapi tidak menunjukkan kasih, maka saya
hanya pendekor ruangan. Jika saya bersusah payah membuat kue Natal,
menyiapkan hidangan Natal istimewa, tetapi tidak menunjukkan kasih, maka
saya ini sekadar koki yang bekerja keras. Jika saya menyanyi di
panti-panti dan memberi sumbangan Natal, tetapi tidak melakukannya
dengan kasih, maka itu tak ada gunanya sama sekali.
"Kasih membuat seseorang berhenti memasak, agar ia dapat memeluk
anaknya. Kasih mengesampingkan pekerjaan mendekor rumah agar ia dapat
mencium suaminya. Kasih tetap sabar, meski seseorang sedang sibuk dan
lelah. Kasih tidak cemburu kepada tetangga yang telah menata keramik dan
taplak bertema Natal. Kasih tidak menghardik anak-anak agar tidak ribut,
tetapi justru mensyukuri keberadaan mereka. Kasih tidak hanya memberi
kepada mereka yang dapat membalas, tetapi justru bersukacita memberi
kepada mereka yang tak mampu membalas. Kasih menanggung segala sesuatu,
percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, menahan segala
sesuatu. Kasih tak pernah gagal. Video games akan berlalu, kalung
mutiara akan hilang, klub olahraga akan berakhir, tetapi kasih tak
berkesudahan."
Masa Natal adalah puncak kegembiraan, sekaligus puncak kesibukan bagi
hampir setiap umat kristiani. Namun, jangan sampai kita kehilangan
kasih, agar dengannya kita mampu bersikap benar dan turut menghadirkan
damai di bumi
SEMPURNAKAN KEINDAHAN NATAL DENGAN MEMBUBUHKAN KASIH
PADA SETIAP KESIBUKAN DAN PERAYAAN
Penulis: Agustina Wijayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar