Renungan 14 Agustus 2010

Sukacita Pelayanan
Baca: Filipi 1:1-8
Ayat Mas: 1 Korintus 15:58
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 89-90; Roma 15:1-13

Saya teringat saat pertama kali saya belajar memasak. Saat itu mama
sa­ya spontan mengeluh, "Aduh, jadi repot!" Namun, Mama tetap mengajari
saya me­masak nasi goreng dengan sukacita. Saat itu, saya hanya diminta
mengaduk nasi­nya dan Mama memberitahukan semua pro­­sesnya sambil
memasukkan semua bum­­­bunya. Dan, jadilah nasi goreng per­ta­ma buatan
saya. Waktu Papa menga­ta­kan "Hm, lumayan enak!" rasanya hati senang
sekali. Walaupun saya tahu, itu bu­kan nasi goreng saya, tetapi nasi
go­reng Mama yang saya aduk.

Seperti itulah pelayanan kita. Sesung­guhnya Tuhan bisa saja mengerjakan
se­muanya sendiri. Jika melayani Tuhan, ter­ka­dang kita malah membuat
Tuhan "re­pot" karena perilaku kita. Namun, itulah kasih Tuhan yang mau
men­jadikan kita sebagai rekan sekerja-Nya. Dan, sukacita kita adalah
ketika kita dapat melihat karya Tuhan melalui tangan kita. Itulah yang
dirasakan oleh Rasul Paulus. Saat Paulus menulis kitab Filipi, ia sedang
berada di penjara. Namun, ketika ia mengingat perse­kutuan jemaat Filipi
di dalam Injil, Paulus bersukacita. Paulus tahu jika jemaat Filipi dapat
sehati dan bahkan bersekutu dalam pende­ri­taan, itu pun karya dan
pemeliharaan Tuhan, bukan sekadar hasil pe­layanan Paulus.

Melayani Tuhan memang tidak mudah. Terkadang kita menga­lami hal yang
tidak mengenakkan seperti halnya Paulus yang dipen­jarakan karena
memberitakan Injil. Namun, inilah hak istimewa kita, yaitu turut
merasakan sukacita Tuhan saat melihat orang-orang yang kita layani
bertobat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Oleh karena itu, tetaplah giat
melayani Tuhan.

TUHAN ADALAH KAPTEN DARI TIM IMPIAN YANG SELALU MENANG

MAKA BETAPA ISTIMEWA apaBILA KITA PUN MENJADI ANGGOTA TIM-NYA!

Penulis: Vonny Thay

Tidak ada komentar: