Baca: Filipi 1:1-8
Ayat Mas: 1 Korintus 15:58
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 89-90; Roma 15:1-13
Saya teringat saat pertama kali saya belajar memasak. Saat itu mama
saya spontan mengeluh, "Aduh, jadi repot!" Namun, Mama tetap mengajari
saya memasak nasi goreng dengan sukacita. Saat itu, saya hanya diminta
mengaduk nasinya dan Mama memberitahukan semua prosesnya sambil
memasukkan semua bumbunya. Dan, jadilah nasi goreng pertama buatan
saya. Waktu Papa mengatakan "Hm, lumayan enak!" rasanya hati senang
sekali. Walaupun saya tahu, itu bukan nasi goreng saya, tetapi nasi
goreng Mama yang saya aduk.
Seperti itulah pelayanan kita. Sesungguhnya Tuhan bisa saja mengerjakan
semuanya sendiri. Jika melayani Tuhan, terkadang kita malah membuat
Tuhan "repot" karena perilaku kita. Namun, itulah kasih Tuhan yang mau
menjadikan kita sebagai rekan sekerja-Nya. Dan, sukacita kita adalah
ketika kita dapat melihat karya Tuhan melalui tangan kita. Itulah yang
dirasakan oleh Rasul Paulus. Saat Paulus menulis kitab Filipi, ia sedang
berada di penjara. Namun, ketika ia mengingat persekutuan jemaat Filipi
di dalam Injil, Paulus bersukacita. Paulus tahu jika jemaat Filipi dapat
sehati dan bahkan bersekutu dalam penderitaan, itu pun karya dan
pemeliharaan Tuhan, bukan sekadar hasil pelayanan Paulus.
Melayani Tuhan memang tidak mudah. Terkadang kita mengalami hal yang
tidak mengenakkan seperti halnya Paulus yang dipenjarakan karena
memberitakan Injil. Namun, inilah hak istimewa kita, yaitu turut
merasakan sukacita Tuhan saat melihat orang-orang yang kita layani
bertobat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Oleh karena itu, tetaplah giat
melayani Tuhan.
TUHAN ADALAH KAPTEN DARI TIM IMPIAN YANG SELALU MENANG
MAKA BETAPA ISTIMEWA apaBILA KITA PUN MENJADI ANGGOTA TIM-NYA!
Penulis: Vonny Thay
Tidak ada komentar:
Posting Komentar