Baca: 1 Tesalonika 4:1-12
Ayat Mas: 1 Tesalonika 4:1
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 37-39; Kisah Para Rasul 26
Seorang pendeta mengibaratkan banyak orang kristiani seperti majalah
Time, yang membagi hidup mereka menjadi banyak "rubrik", dengan "rubrik"
religius hanya setengah halaman—itu pun di bagian belakang. Yakni orang
kristiani yang menjalankan kehidupan kristianinya hanya pada hari
Minggu, sementara pada hari-hari lain mereka jauh dari cara hidup
kristiani. Ironis memang, tetapi ini kenyataan. Pada hari Minggu, orang
kristiani berbondong-bondong memadati gereja. Namun, pada hari Senin
sampai Sabtu, orang begitu terfokus pada pekerjaan yang menumpuk dan
jadwal yang padat, hingga tak terpikir untuk menyertakan Tuhan.
Paulus mengingatkan kita supaya lebih sungguh-sungguh berusaha memiliki
hidup yang berkenan kepada Allah. Setiap hari, setiap saat, kita harus
melakukan kehendak Allah dengan hidup kudus, karena untuk itulah Allah
memanggil kita (ayat 3,7), bukan hanya pada hari Minggu atau hari
tertentu. Mungkin ada yang berpikir bahwa Minggu adalah harinya Tuhan,
maka harus beribadah dan hidup kudus. Namun, hari lain merupakan hari
mereka sendiri, hingga mereka bebas berbisnis dengan cara apa pun, dan
bebas mencari hiburan sesuka hati. Tak ada peraturan atau hukum religius
yang dapat membatasi, termasuk Tuhan. Padahal, andai Tuhan juga berlaku
demikian, menemui dan menolong kita hanya di hari Minggu, betapa
celakanya kita!
Hidup kudus seharusnya merupakan gaya hidup kita. Jadi, setiap hari kita
harus mengizinkan Tuhan memimpin hidup kita. Dengan menempatkan kehendak
Tuhan sebagai yang utama, sebenarnya kita sedang mendatangkan keuntungan
bagi hidup kita sendiri, sebab di situlah kita akan mendapati hidup yang
paling indah.
TUHAN MENYERTAI KITA SETIAP HARI
LAKUKAN KEHENDAK-NYA SETIAP HARI
Penulis: Petrus Kwik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar