Renungan 11 Juli 2010

Berbahagia Karena Berbuat
Baca: Yakobus 1:21-25
Ayat Mas: Yakobus 1:25
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 1-3; Kisah Para Rasul 17:1-15

Suatu pagi, seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai sirtom93
menulis pesan di sebuah situs internet. Ia mengancam akan membakar
sekolahnya di Norfolk, Inggris, pada pukul 11.30. Banyak orang di
seluruh dunia membaca pesan itu, tetapi tidak berbuat apa-apa. J.P.
Neufeld berbeda. Ia membaca pesan itu pada pukul 10.47. Dari internet,
ia melacak identitas sirtom93. Juga mencari nomor telepon kantor polisi
Norfolk di Inggris yang berjarak 5.000 kilometer dari rumahnya di
Kanada. Berkat laporannya, polisi berhasil membekuk sirtom93 sesaat
sebelum ia beraksi. Tindakan J.P. berhasil mencegah pembunuhan massal.

Dengan membaca kita hanya menerima informasi, tetapi tidak bisa mengubah
situasi. Membaca Alkitab pun demikian; hanya sibuk meneliti kebenaran
Alkitab tidak bisa mengubah apa pun. Tidak menghasilkan perubahan atau
pertumbuhan rohani. Baru ketika orang berjuang mewujudkannya, ia "akan
berbahagia oleh perbuatannya" (ayat 25). Ketika firman Tuhan
diwujudnyatakan, kuasa Tuhan bekerja. Kita bisa melakukan perbuatan yang
baik dan benar bagi diri sendiri maupun sesama. Dari situ kita
bertumbuh. Memang tidak selalu kita berhasil melakukan firman, tetapi
yang penting bertekun. Sekalipun gagal, orang yang terus berusaha
melakukan firman akan berbahagia karena mendapat pengalaman iman.

Banyak orang suka membaca Alkitab, tetapi enggan memberlakukannya. "Ini
bukan saat yang tepat," kita berdalih. "Nanti akan saya lakukan!" Ini
bentuk penipuan diri. Dengan menunda melakukan firman, kita kehilangan
kesempatan untuk menjadi agen perubahan. Kebahagiaan pun menjauh.
Sungguh sayang!

BAGI MEREKA YANG TEKUN MEMBERLAKUKAN FIRMAN-NYA

KEGAGALAN HANYALAH KESUKSESAN YANG TERTUNDA

Penulis: Juswantori Ichwan

Tidak ada komentar: