Baca: 2 Korintus 12:1-10
Ayat Mas: 2 Korintus 12:7
Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 17-19; Kisah Para Rasul 10:1-23
Di Hollywood, ada penghargaan bidang perfilman, yaitu Piala Oscar untuk
menghargai kinerja terbaik, ada pula piala Razzie untuk mengganjar
kinerja terburuk. Pada Maret 2010, Sandra Bullock menjadi aktris pertama
yang mendapatkan kedua piala itu pada tahun yang sama. Ia memperoleh
Razzie sebagai aktris terburuk karena penampilannya di film All About
Steve, lalu meraih Oscar sebagai aktris terbaik untuk perannya di The
Blind Side. Sandra memajang kedua piala itu di rak yang sama di
rumahnya. Ia menganggap piala Razzie sebagai penetral yang hebat. "Piala
itu mengingatkan saya agar tidak membusungkan dada menyombongkan diri."
Kehidupan iman Paulus melewati masa-masa cerah dan juga masa-masa suram.
Menurut sejumlah penafsir, "seseorang" yang disebut Paulus pada ayat 2–5
itu tidak lain adalah dirinya sendiri. Ia menjalani suatu pengalaman
rohani yang dahsyat, diangkat ke Firdaus, dan mendapatkan penyataan dan
penglihatan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Namun, selain
pengalaman hebat itu, Tuhan juga memberinya pengalaman buruk. Tidak
jelas benar apa yang dimaksudkan Paulus dengan duri dalam dagingnya itu.
Yang jelas, duri itu suatu kelemahan yang mencegahnya agar tidak
menyombongkan diri, tetapi malah mendorongnya bersandar pada anugerah Allah.
Adakah "duri" yang terus mengganggu kita? Kita berusaha sekuat tenaga
untuk menyingkirkannya, tetapi tidak berhasil juga. Mungkin Tuhan
mengizinkannya untuk mengingatkan kita akan kemanusiaan dan kebutuhan
kita akan anugerah-Nya. Seperti Paulus, kita dapat belajar menerimanya
secara rela dan lapang dada.
DALAM KEMURAHAN ANUGERAH TUHAN
KELEMAHAN DAPAT BERUBAH MENJADI KEKUATAN
Penulis: Arie Saptaji
Tidak ada komentar:
Posting Komentar