Renungan 2 juli 2010

Pengaruh Lingkungan
Baca: 1 Raja-Raja 12:1-15
Ayat Mas: 1 Raja-Raja 12:8
Bacaan Alkitab Setahun: Efesus 1-3

Atta adalah seorang arsitek dari Mesir yang sangat cerdas. Karena
kecerdasannya ini, ia dapat melanjutkan pendidikan di Jerman dan
kemudian bekerja di sana. Namun dalam perkembangannya, ia bergabung ke
dalam suatu kelompok kepercayaan garis keras. Di situ ia berubah dari
seorang arsitek yang penuh potensi menjadi orang yang ekstrem dan bahkan
kemudian menjadi salah seorang dalang dari tragedi 11 Septem-ber 2001 di
Amerika Serikat.Sebagai makhluk sosial, lingkungan di mana kita berada
pasti akan memengaruhi kita. Seperti yang terjadi pada Atta, dan juga
pada Rehabeam. Saat itu, Rehabeam harus menanggapi rakyatnya yang
meminta keringanan atas pekerjaan yang diberikan oleh pendahulunya (ayat
4). Sebenarnya, Rehabeam bisa mendapat nasihat bijak dari para tua-tua
yang dulu mendampingi ayahnya, Salomo (ayat 6,7), yakni untuk memberi
tanggapan baik supaya rakyat itu menjadi hamba-hambanya yang setia.
Namun sayang, Rehabeam dikelilingi oleh teman-teman yang tidak
bijaksana, dan ia terpengaruh untuk mengikuti nasihat mereka yang buruk.
Karena itulah Rehabeam tercatat sebagai orang yang mengakibatkan
kerajaan Israel terpecah. Siapa saja teman-teman terdekat kita dan
sejauh mana mereka memengaruhi kita? Apakah mereka membawa kita lebih
dekat dengan Tuhan? Jika ya, mari kita terus menjaga persekutuan dengan
mereka agar kita semakin bertumbuh. Namun jika sebaliknya, malah memberi
pengaruh buruk atas kita, jangan sungkan keluar dan men-cari lingkungan
pergaulan yang sehat yang bisa mendorong kita untuk hidup sesuai
identitas kita sebagai umat-Nya
Perilaku dan cara pandang kita sangat dipengaruhi oleh perilaku dan cara
pandang orang-orang terdekat kita

Penulis: Alison Subiantoro

Tidak ada komentar: