Renungan 1 Juli 2010

Kebetulan
Baca: Kisah Para Rasul 9:38-43, 10:30-32
Ayat Mas: Mazmur 37:23
Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 20,21; Kisah Para Rasul 10:24-48

Seorang kenalan menceritakan pengalamannya mencari rumah kontrakan.
Sudah berminggu-minggu mencari, ia belum juga mendapatkannya. Padahal
kebutuhan itu mendesak dan sudah menjadi prioritas doanya. Suatu saat,
seorang kawan meminta bantuannya mengantarkan barang ke sebuah alamat.
Ketika mengantar barang ke alamat yang dituju, ia melihat tanda
"DIKONTRAKKAN" pada rumah di sebelah rumah tersebut. Begitulah ceritanya
ia mengontrak rumah yang dihuninya sekarang. Sebuah kebetulan?

Bahasa Inggris menyebut "kebetulan" sebagai "coincidence". Kata ini
berasal dari dua kata: "co" (kerja sama) dan "incidence" (kejadian).
Jadi, kurang lebih berarti ada dua atau lebih kejadian yang "bekerja
sama" demi mencapai sebuah tujuan. Dalam bahasa sehari-hari kita
menyebutnya "kebetulan". Lida, Yope, dan Kaisarea letaknya berdekatan.
Di masing-masing kota itu ada kejadian yang melibatkan Petrus.
Kejadian-kejadian itu berurutan hingga sampai ke tujuan yang Tuhan
rencanakan, yaitu pertemuan Petrus dengan Kornelius. Pertemuan itu
adalah persiapan bagi pekabaran Injil kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi,
oleh Paulus. Jadi, dalam pengaturan Tuhan, kejadian demi kejadian itu
bekerja sama menggenapi rencana-Nya.

Tuhan adalah Perencana Agung. Setiap kejadian, baik atau buruk, ada
dalam kendali-Nya. Semua bisa dipakai untuk melayani rencana-Nya yang
mulia. Sebenarnya arti "kebetulan" bukan kejadian-kejadian yang tanpa
sengaja bertemu, melainkan justru dengan sengaja dipertemukan agar
"bekerja sama" demi melayani tujuan lebih besar yang Tuhan kehendaki.
Demikian hendaknya kita memandang segala kejadian sehari-hari dengan iman.

APA YANG KITA KIRA SEBAGAI "KEBETULAN" TAK BERSENGAJA

ADALAH PENGATURAN TUHAN YANG BERSENGAJA

Penulis: Pipi Agus Dhali

Tidak ada komentar: