Renungan 8 Mei 2010

Bersemangat Sampai Lelah
Baca: Markus 6:30-32
Ayat Mas: Markus 6:31, TB
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Raja-raja 4-6; Lukas 24:36-53

Rekan saya, seorang penulis, kena batunya. Apabila sedang terdorong
menulis, ia mengunci diri di ruang belajar agar dapat berkonsentrasi
menyelesaikan karya. Ia tidak mau diganggu, bahkan oleh istrinya. Sering
ia sampai lupa makan dan tidur. Suatu saat ia jatuh sakit. Pencernaannya
terganggu; lambungnya berdarah. Bisa diduga, itu akibat ia sering telat
makan dan kurang istirahat. Pelajaran pahit itu mengubah kebiasaannya.
Kini, ia tidak menulis dengan mengunci pintu kamar agar istrinya dapat
mengantarkan makanan pada waktunya. Ia juga tidak sering-sering lagi
begadang.

Yesus memahami bahayanya semangat kerja yang tidak seimbang. Pada awal
pelayanan-Nya, Dia mengutus murid-murid untuk melayani. Mereka pun pergi
dan dengan penuh semangat menjalankan pelayanan pertama mereka.
Sekembalinya, mereka mengerumuni Yesus, bergairah untuk menceritakan
pengalaman mereka. Namun, Yesus tampaknya tidak berlama-lama menyimak
laporan mereka. Dia malah menyuruh mereka segera mencari tempat sunyi
untuk beristirahat. Dia tidak ingin mereka terlalu bersemangat sampai
akhirnya kelelahan. Sebaliknya, Dia ingin mengajari mereka perlunya
menjaga ritme yang sehat antara bekerja dan beristirahat, suatu pola
yang akan menunjang mereka untuk melayani secara berkelanjutan.

Apabila firman ini datang kepada kita hari ini, berarti kita diberi
kesempatan untuk menata kembali irama hidup kita. Bagaimana jadwal dan
agenda kita? Luangkanlah waktu untuk beristirahat di tengah kesibukan
kerja. Jangan sampai kita terpaksa beristirahat gara-gara jatuh sakit!

Beristirahat secara memadai

mendukung kita bekerja secara lebih efektif

Penulis: Arie Saptaji

Tidak ada komentar: