Baca: Kejadian 6:13-22
Ayat Mas: Kejadian 6:22
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 7-9; Lukas 9:18-36
Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, memiliki luas lebih dari 100 hektar,
dengan koleksi satwa cukup banyak. Setiap satwa punya karakteristik yang
berbeda-beda, mulai dari perilaku, cara beradaptasi, ekosistem, makanan,
hingga cara penanganannya. Makanan kasuari berbeda dengan makanan
jerapah. Kandang burung rangkong berbeda dengan kandang buaya. Cara
menangani beruang berbeda dengan cara menangani binturong (sejenis
musang). Jika bekantan dan harimau diletakkan bersebelahan, bekantan
akan mati tanpa harimau perlu menerkamnya. Masing-masing unik. Mengurus
semuanya tentu sangat repot, butuh banyak pekerja.
Alkitab memang hanya menceritakan bahwa selain membuat bahtera, Nuh
disuruh Tuhan mengumpulkan satu pasang dari segala jenis binatang di
muka bumi. Nuh disuruh mengumpulkan makanan bagi keluarganya, juga untuk
semua makhluk hidup yang bersamanya itu. Alkitab sama sekali tidak
menceritakan bagaimana proses mengumpulkan semua satwa dan menyediakan
makanannya, atau bagaimana berurusan dengan semua satwa tersebut selama
air bah berlangsung. Namun, dari gambaran ilustrasi di atas, dapat
dibayangkan bahwa pekerjaan yang diberikan Allah kepada Nuh bukanlah
sesuatu yang mudah, alias sangat merepotkan.
Adakah di antara kita yang ingin mengikuti maunya Tuhan, tetapi tidak
mau repot? Jika demikian, mungkin kita takkan pernah menjadi orang yang
mendapat kasih karunia di mata Tuhan (ayat 8). Mengikuti perintah Tuhan
kadang memang harus repot, tetapi jalani dengan keyakinan bahwa Tuhan
takkan memberi perintah buruk. Seperti yang Nuh lakukan.
Mengikuti kehendak Tuhan kadang harus mau repot
Penulis: G. Sicillia Leiwakabessy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar