Baca: 2 Tawarikh 1:1-13
Ayat Mas: 2 Tawarikh 1:12
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 19-21; Lukas 11:29-54
Pernah Anda mencoba memadati ember plastik dengan batu dan pasir? Mana
yang akan Anda masukkan dulu? Jika Anda memulai dengan mengisikan pasir,
Anda akan segera kekurangan ruangan untuk memasukkan batu. Jika Anda
memulai dengan mengisikan batu, Anda dapat memenuhi celah-celah di
antaranya dengan pasir.
Semacam itulah penyusunan prioritas hidup. Jika kita mendahulukan
hal-hal yang utama, kemungkinan besar kita masih memiliki waktu untuk
hal-hal yang sekunder. Sebaliknya, jika waktu kita sudah tersita untuk
hal-hal yang sekunder, tidak jarang hal yang utama malah tersisih.
Tuhan memberi Salomo kesempatan untuk mengajukan permintaan khusus.
Sebagai raja Israel, apa kiranya yang ia inginkan? Secara bijaksana ia
memilih meminta hikmat dan pengertian untuk memimpin bangsa yang besar
itu. Tuhan berkenan atas permohonannya. Selain mengaruniakan hikmat dan
pengertian, Tuhan masih memberinya bonus berupa kekayaan, harta benda,
dan kemuliaan. Karena ia memilih yang utama, hal yang sekunder pun
ditambahkan baginya. Coba bayangkan seandainya Salomo meminta kekayaan.
Rasanya Tuhan tetap akan mengabulkan permintaan itu, tetapi belum tentu
Dia memberikan bonus berupa hikmat dan pengertian.
Apakah hal yang utama dalam kehidupan Anda? Apakah Anda sudah menyusun
prioritas secara benar dengan mendahulukan hal yang utama? Jika hidup
Anda ternyata lebih banyak disibukkan oleh hal-hal sekunder, Anda perlu
mengevaluasi dan menyusun ulang prioritas sebelum Anda menyesal karena
kehilangan hal-hal yang penting dan berharga.
MENGUTAMAKAN HAL YANG UTAMA
ADALAH KUNCI MENUJU KEHIDUPAN YANG BERMAKNA
Penulis: Arie Saptaji
Tidak ada komentar:
Posting Komentar