Renungan 18 Maret 2010

Menghadapi Raksasa Kehidupan
Baca: 1 Samuel 17:40-58
Ayat Mas: 1 Samuel 17:45
Bacaan Alkitab Setahun: Ulangan 32-34; Markus 15:26-47

Pada saat kita harus berhadapan dengan kesukaran yang teramat besar.
Entah berupa penyakit yang tak kunjung sembuh, atau tekanan pekerjaan
yang sangat berat; entah juga berupa kehadiran "orang sulit" di dekat
kita—atasan di kantor, rekan sepelayanan, klien, tetangga—sangat
menjengkelkan, tetapi kita tidak bisa hindari. Atau, bisa juga berupa
kebiasaan buruk yang terus membelenggu, kita ingin menjauh, tetapi tak
juga bisa lepas. Semua itu membuat kita merasa kecil dan tak berdaya.

Dalam keadaan demikian, kita bisa belajar dari Daud ketika menghadapi
Goliat. Secara fisik, Daud sangat tidak sebanding dengan Goliat. Daud
berperawakan biasa, Goliat raksasa. Daud penggembala kambing domba,
Goliat prajurit profesional. Daud bersenjata "umban dan batu" (ayat 40),
Goliat bersenjata perang lengkap (1 Samuel 17:5-7). Namun akhirnya, kita
semua tahu, Daud berhasil mengalahkan Goliat (ayat 50). Apa kunci sukses
Daud? Daud berhasil karena ia berfokus kepada Allah (ayat 45-47).

Ya, jika kita berfokus pada kesukaran yang menghadang, maka kesukaran
itu akan kita rasakan berkali-kali lipat lebih besar daripada yang
sebenarnya. Efeknya, kita akan merasa kecil dan tidak berdaya. Seperti
kesepuluh pengintai yang diutus Musa (Bilangan 13:32,33). Kalah sebelum
bertanding. Namun, kalau kita berfokus pada Allah—pada kasih dan
kuasa-Nya—kita akan mendapat kekuatan ekstra untuk menghadapi segala
tantangan. Kita memang lemah, tetapi Allah yang memiliki kita, Mahakuat.
Bersama-Nya kita bisa, dan tidak ada alasan untuk kita tidak sanggup
mengatasi kesukaran sebesar apa pun.

DI DALAM TUHAN TIDAK ADA GUNUNG

YANG TERLALU TINGGI UNTUK DIDAKI

Penulis: Ayub Yahya

Tidak ada komentar: