Baca: Mazmur 11: 1-7
Ayat Mas: Mazmur 11:4
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 21-22; Lukas 18:24-43
Seorang pembimbing Komisi Remaja di gereja asal saya, selalu memulai
doanya dengan khas. Awalan doa itu sudah belasan tahun lalu saya dengar
dan masih sama sampai sekarang. Demikian bunyinya: "Bapa kami yang ada
di surga, tetapi yang sekarang juga hadir di antara kami …." Sebuah
awalan doa yang penuh makna, bukan? Allah hadir di sana dan hadir di
sini, sekaligus.
Pemazmur mengawali pujiannya dengan sebuah pernyataan iman bahwa pada
Tuhanlah ia berlindung (ayat 1). Namun, bagaimana bisa Tuhan melindungi
jika Dia ada di surga atau di bait-Nya yang kudus (ayat 4), sementara
peristiwa kehidupan manusia ada di bumi atau di luar Bait Tuhan; di
tempat yang tidak selalu dianggap kudus? Karena "mata-Nya
mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia"(ayat 4).
Dengan kata lain, walaupun Tuhan memang di surga dan berada di bait yang
kudus, tetapi surga dan bait-Nya yang kudus tidak memenjara Tuhan. Dari
base camp-Nya Tuhan bisa melihat dan menguji orang yang hidup di dunia
ini dengan segala tingkah lakunya, serta melakukan pembelaan-Nya (ayat
5,6). Pemahaman inilah yang membuat pemazmur mantap menjadikan Tuhan
sebagai tempat perlindungannya.
Terkadang kita menganggap enteng macam-macam hal sebab kita juga
menganggap enteng hal kehadiran Tuhan yang tak tampak mata. Keterbatasan
mata indrawi kerap menjadi sebab kesembronoan hidup. Mata kita di dunia
inilah yang tak dapat menembus surga, sementara mata Tuhan di surga
melihat kita di dunia dengan terang benderang tiada tara
Mata Tuhan melihat yang tak kita duga
Penulis: Daniel K. Listijabudi