Renungan 3 Mei 2011

Memulai dan Meneruskan
Baca: Filipi 1:3-11
Ayat Mas: Filipi 1:6
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Tawarikh 21-23

Dalam pertemuan dengan anak remaja, saya meminta setiap anak menuliskan
hal yang membuat mereka bersyukur. Inilah jawaban mereka: sehat, punya
orangtua, mendapat rezeki, punya pacar, menang lomba, bisa sekolah, bisa
bermusik, dan sebagainya. Lalu saya bertanya apakah mereka masih dapat
bersyukur bila satu per satu hal tadi tidak dimiliki. Kami pun sama-sama
menyadari bahwa lebih mudah bersyukur untuk sesuatu yang didapat,
dibanding sesuatu yang tidak didapat. Bahkan, seorang anak secara jujur
berkata bahwa kadang untuk hal-hal yang didapat pun, kerap lupa bersyukur.

Sulit membayangkan bahwa bacaan Alkitab hari ini adalah bagian dari
surat yang ditulis Paulus ketika terpenjara. Ketika Paulus kehilangan
kebebasannya, ia masih dapat mengucap syukur; ia masih dapat mendoakan
orang-orang lain dengan sukacita; dan ia masih dapat menghibur serta
menguatkan mereka. Paulus tahu, Tuhan telah memakai dirinya untuk
memulai suatu pekerjaan baik di Filipi. Susah dan senang adalah bagian
dari proses yang harus ia jalani; semua situasi tidak menghalangi
pekerjaan baik Tuhan.

Para remaja yang bersama saya juga menyadari bahwa situasi keluarga,
situasi lingkungan, situasi sekolah, situasi persekutuan mereka, tidak
selalu seperti yang mereka harapkan. Namun, jika di tempat-tempat itu
Tuhan mau memakai mereka untuk memulai suatu pekerjaan baik, mereka akan
selalu punya alasan bersyukur dalam segala situasi. Sebab, Tuhan akan
meneruskan pekerjaan baik itu bersama mereka sampai akhir, hingga
menghasilkan buah kebenaran yang memuliakan Allah. Bagaimana dengan kita?

BERSYUKURLAH KARENA DIA YANG MEMULAI KARYA

AKAN MENERUSKANNYA HINGGA AKHIR MELALUI HIDUP KITA

Penulis: G. Sicillia Leiwakabessy

Tidak ada komentar: