Renungan 9 Januari 2011

Disiplin
Baca: 2 Timotius 3:10-17
Ayat Mas: 2 Timotius 3:14
Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 25-27

Korea Selatan kini merupakan salah satu negara yang disegani di dunia,
dan dipandang berhasil membangun bangsanya. Mereka berhasil mencapai
prestasi demikian dengan menanamkan kultur bangsa yang amat positif,
yakni kultur bangsa yang sangat disiplin, selalu bekerja keras, pantang
menyerah, dan tidak mau kalah dari bangsa lain. Ya, disiplin menjadi
kunci keberhasilan bangsa Korea.

Kata disiplin sendiri berasal dari bahasa Latin, disciplina, yang
berarti petunjuk; pengajaran; pendidikan. Dalam Oxford Dictionary, kata
discipline berarti pelatihan—terutama atas akal budi dan
kepribadian—demi menghasilkan kemampuan menguasai diri, juga kebiasaan
untuk taat. Intinya ada pada pembentukan akal budi yang mendarah daging,
yang melahirkan karakter yang taat berdasarkan kemauan hati, bukan
sekadar karena takut terhadap hukuman.

Demikian pula sosok muda Timotius yang mempunyai kepribadian positif.
Kepribadiannya tersebut merupakan hasil latihan kedisiplinan yang
dilakukan Paulus. Paulus telah banyak memberinya kesempatan juga
petunjuk, mengajar dan mendidiknya, selagi Timotius masih muda. Timotius
selalu diingatkan untuk tetap berpegang pada kebenaran yang telah ia
terima dan yakini (ayat 14). Belajar dari Timotius, baiklah kita juga
menertibkan dan membiasakan diri untuk melakukan disiplin-disiplin
rohani dengan kesadaran dan kerelaan. Baik doa pribadi, persekutuan
dengan saudara seiman, maupun pembacaan dan perenungan firman. Sehingga,
kita dapat disebut disciple of Jesus (murid Yesus), yang selalu
mendengarkan pengajaran-Nya dan meneladani-Nya

MENJADI MURID YANG DISIPLIN BAGI YESUS

ADALAH TUGAS YANG MESTI DIJALANI SEUMUR HIDUP

Penulis: Eddy Nugroho

Tidak ada komentar: