Baca: Kejadian 2:18-25
Ayat Mas: Kejadian 2:18
Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 1-2; 1 Korintus 16
Pandangan orang secara umum terhadap pria adalah bahwa pria jauh lebih
kuat dibanding wanita. Secara fisik bisa jadi begitu, walaupun tidak
seratus persen benar. Saya pernah menjumpai wanita-wanita "perkasa" yang
mampu mengangkat beban berat naik turun gunung dan masuk keluar desa
tanpa alas kaki demi mencari penghasilan tambahan.
Firman Tuhan hari ini membukakan mata kita bahwa pandangan pria itu
makhluk yang lebih kuat tidak selamanya benar--bahkan bisa jadi hanya
sebuah mitos. Buktinya, tatkala Tuhan menciptakan seorang pria, Allah
mengatakan bahwa tidak baik kalau pria seorang diri saja. Pria butuh
seorang penolong, yaitu wanita. Ternyata Alkitab mencatat dengan jelas
bahwa Allah menciptakan seorang pria bukan sebagai makhluk super yang
bisa segalanya. Pria pun memiliki kelemahan, sehingga ia membutuhkan
seorang penolong yang bernama wanita. Itu sudah ditetapkan oleh Allah
sejak zaman penciptaan. Ini sebetulnya mempertegas apa yang ditulis
dalam Kejadian 1: 27-28, bahwa pria dan wanita sama-sama diciptakan
segambar dan serupa dengan Allah. Artinya di mata Allah, pria dan wanita
memiliki kedudukan yang sejajar, hanya memang perannya saja yang berbeda.
Pandangan bahwa wanita lebih rendah dan pria lebih tinggi, seharusnya
kita tinggalkan. Kita harus memandang baik pria maupun wanita sebagai
makhluk ciptaan Allah yang sama-sama bernilai. Itu sebabnya pria dan
wanita seharusnya bisa hidup berdampingan dan saling melengkapi. Tak ada
pandangan meremehkan atau sikap merendahkan, melainkan keinginan untuk
selalu saling menopang
DI MATA ALLAH
PRIA DAN WANITA MEMILIKI NILAI YANG SAMA
Penulis: Riand Yovindra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar