Baca: Keluaran 16:11-20
Ayat Mas: Keluaran 16:16
Bacaan Alkitab Setahun: Kidung Agung 6-8; Galatia 4
Mahatma Gandhi pernah berkata: "Dunia ini senantiasa dapat mencukupi
kebutuhan setiap orang, tetapi tak akan bisa mencukupi keserakahan
setiap orang." Inilah peringatan Gandhi kepada rakyatnya supaya mereka
mencukupkan diri sesuai kemampuan mereka dan tidak serakah.
Demikian pula yang terjadi dengan umat Israel dalam bacaan hari ini.
Setelah satu setengah bulan dalam pengembaraan, tentu bekal makanan yang
mereka bawa telah habis. Mereka kelaparan. Dalam situasi itu mereka
bersungut-sungut kepada Musa (16:3). Sebagai jawaban atas keinginan
mereka, Tuhan mengirim roti dari langit (ayat 4), dan juga burung puyuh
(ayat 13). Namun, Tuhan bukanlah Allah yang memanjakan umat. Ketika roti
manna diturunkan, Tuhan tetap menjadi Allah yang mendidik umat bagaimana
mesti hidup di hadapan-Nya, yakni dengan berpesan: agar tiap-tiap orang
memungut menurut keperluannya, agar tidak ada pihak yang kelebihan atau
kekurangan. Hidup sesuai dengan keperluan, disebut sebagai hidup yang
ugahari (hidup dengan rasa cukup). Pas, itu saja! Ini pun adalah
pelajaran rohani. Tujuannya adalah agar tercipta keseimbangan yang adil
bagi semua orang, suatu hal yang sering dirusak oleh nafsu serakah yang
menguasai orang yang selalu merasa kurang.
Demikianlah pula ajaran Allah bagi umat Israel, pun bagi kita hari ini.
Yakni dengan hidup diiringi dengan perasaan cukup; membebaskan diri dari
sikap serakah. Serta, tetap menaruh kepercayaan pada Tuhan yang mengerti
segala kebutuhan dan memelihara hidup kita.
HIDUP DENGAN RASA CUKUP
MENOLONG KITA UNTUK SELALU PEDULI JUGA BERSYUKUR
Penulis: Daniel K. Listijabudi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar