Baca: Kejadian 19:12-29
Ayat Mas: Kejadian 19:26
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 29,30; Kisah Para Rasul 23:1-15
Walaupun tidak selalu setuju dengan produknya, saya tertarik pada
beberapa ide iklan di televisi. Salah satunya adalah iklan yang
menceritakan seorang lelaki yang diberhentikan dari pekerjaannya sebagai
pegawai. Dengan sedih ia membereskan semua barangnya yang penuh
kenangan, lalu kembali ke rumahnya. Saat membereskan beberapa barang, ia
justru menemukan ide untuk membangun bengkel. Dari seorang pegawai yang
diberhentikan, ia menjadi seorang pengusaha yang membuka lapangan kerja
bagi orang lain.
Sodom dan Gomora terletak di lembah Yordan yang berlimpah air, sehingga
Lot memilihnya ketika akan berpisah dengan Abram. Namun, karena
kejahatan penduduk kota tersebut, Sodom dan Gomora hendak dimusnahkan.
Meski demikian, Tuhan memberi kesempatan kepada Lot untuk menyelamatkan
diri dengan berlari ke Zoar. Sayangnya, istri Lot tak menuruti petunjuk
malaikat Tuhan. Ia menoleh ke belakang—seakan-akan ia tidak rela
meninggalkan kota tempat tinggalnya yang nyaman tersebut. Dan ia pun
menjadi tiang garam.
Hal-hal pada masa lalu kita mungkin sudah nyaman dan menyenangkan bagi
kita. Akan tetapi, sebagaimana kehidupan Lot, ada kalanya Allah melihat
sesuatu yang takkan berakibat baik apabila kita terus ada di tempat atau
situasi yang sama. Dan, mempertahankan semuanya hanya akan membuat kita
terhambat dan tidak akan maju. Karena itu, penting sekali bagi kita
untuk memiliki hati pasrah bersandar kepada Tuhan; kemudian menata hati,
bersiap menyambut hal-hal baru yang mungkin akan hadir. Dia jauh lebih
tahu mana yang paling penting dan berharga dari hidup kita.
ALLAH SELALU BEKERJA UNTUK KEBAIKAN
BAHKAN KETIKA TAMPAKNYA SAYA HARUS KEHILANGAN
Penulis: G. Sicillia Leiwakabessy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar