Baca: Markus 8:1-13
Ayat Mas: Markus 8:2
Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 3,4; Kisah Para Rasul 7:44-60
Belum lagi dipakai tiga bulan, sepeda motor Danang sudah hilang ketika
di parkir dekat gereja. Ia kecewa sekali. Ia terus berdoa agar Tuhan
mengembalikan motor itu, tetapi hasilnya nihil. Berbulan-bulan ia merasa
sedih karena harus naik kendaraan umum lagi. Suatu hari ia berpikir,
"Dulu sebelum memiliki motor, aku bahagia ketika naik bus atau mikrolet.
Mengapa sekarang tidak?" Danang lalu belajar merasa cukup dengan apa
yang ada. Setahun kemudian ia besaksi, "Kini aku bahagia lagi naik
kendaraan umum. Kini prinsipku: Jika Tuhan tidak mengembalikan motorku,
itu berarti aku tidak membutuhkannya!"
Tuhan Yesus memberi apa yang benar-benar kita butuhkan. Ketika melihat
sejumlah besar orang kelaparan karena sudah tiga hari mengikuti-Nya,
Yesus tahu bahwa mereka sangat perlu makanan. Tanpa makan, banyak yang
akan jatuh pingsan. Maka, walaupun mereka tidak meminta, Yesus
berinisiatif memberi mereka makan roti dan ikan dengan cara ajaib. Dia
tidak akan tinggal diam saat kita berhadapan dengan sebuah kebutuhan
mendesak. Sebaliknya, ketika orang Farisi meminta tanda, Yesus tidak
memberikannya. Mengapa? Karena Yesus tahu bukan itu yang mereka
butuhkan. Yang mereka butuhkan adalah iman, bukan tanda.
Betapa sering kita bersungut-sungut ketika Tuhan tidak memberi apa yang
kita minta. Kecewa saat melihat kenyataan berbeda dengan yang kita
doakan dan harapkan. Kini saatnya kita belajar menjadi dewasa. Katakan
pada diri sendiri: "Jika Tuhan tidak memberikan sesuatu, itu berarti aku
tidak membutuhkannya. Aku bisa hidup bahagia tanpa itu!"
Tuhan memberi apa yang kita butuhkan
bukan apa yang kita inginkan
Penulis: Juswantori Ichwan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar