Baca: Ratapan 3:19-27
Ayat Mas: Ratapan 3:22,23
Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 11-13; Kisah Para Rasul 9:1-21
Selama 45 tahun, hidup Ken Karpman nyaris sempurna. Ia lulus dari salah
satu universitas terbaik di Amerika dan menikah dengan gadis impiannya.
Kariernya sebagai pialang saham terus menanjak dan memberinya
penghasilan hingga Rp8,8 miliar per tahun. Lalu tibalah saat itu. Tahun
2008 resesi menghantam perekonomian Amerika. Hidup Karpman pun "terjun
bebas" dalam sekejap. Ia kehilangan pekerjaan, tabungan, dan hartanya.
Guna menghidupi keluarga, Karpman mengambil langkah drastis. Ia melamar
pekerjaan sebagai pengantar piza dengan penghasilan yang amat pas-pasan,
bahkan untuk orang kebanyakan. Kehidupannya pun berubah 180 derajat,
tetapi ia tidak menyesalinya, "Ini hanya sebuah proses. Saya mensyukuri
tiap sen yang saya dapat. Ada pelajaran berharga dari setiap potong piza
yang saya antar, yaitu kerendahan hati."
Yeremia juga pernah merasakan perubahan drastis ketika bangsa Israel
ditaklukkan Babel. Yerusalem hancur. Semua berubah dalam sekejap. Dari
bangsa merdeka, menjadi bangsa terjajah. Patah arangkah Yeremia? Tidak.
Ia sungguh percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan bangsanya. Karena itu
ia tetap bisa melihat karya Tuhan, "Tak berkesudahan kasih Tuhan, tak
habis-habisnya rahmat-Nya," begitu ia berkata.
Hidup di dunia ini memang serba tidak pasti. Apa yang ada kini, bisa
tiba-tiba hilang tak berbekas. Hari ini kita berhasil, besok gagal.
Usaha yang semula maju mendadak bangkrut. Kita semula sehat, tiba-tiba
sakit. Namun, tak usah khawatir. Sejauh kita berjalan bersama Tuhan,
semua itu takkan "melumpuhkan" kita. Bersama Tuhan, kita akan siap
menghadapi perubahan apa pun yang terjadi.
KETIKA MENGALAMI PERUBAHAN DRASTIS DALAM HIDUP
INGATLAH KASIH SETIA TUHAN TAK PERNAH BERUBAH
Penulis: Ayub Yahya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar