Renungan 4 September 2010

Beralih Sejenak
Baca: Keluaran 3:1-4
Ayat Mas: Keluaran 3:3
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 148-150; 1 Korintus 15:29-58

Seorang turis datang ke Roma untuk melihat beberapa museum yang
menyimpan koleksi benda langka bersejarah. Dalam kesempatan itu ia juga
mengunjungi sahabatnya, yang sudah tinggal di Roma sejak kecil. "Luar
biasa!" seru sang turis. "Sayang waktuku hanya 3 hari untuk menikmati
kotamu ini. Banyak peninggalan bersejarah di sini yang membuat penduduk
dunia terpukau. Beruntung benar kamu bisa tinggal di Roma." Temannya
menjawab, "Oya? Bagiku semua biasa saja. Aku bahkan belum pernah
mengunjungi museum-museum yang kaulihat!"

Untuk dapat melihat hal-hal luar biasa yang ada di sekitar, kita perlu
sesekali keluar dari rutinitas hidup. "Menyimpang" dari agenda rutin.
Itulah yang dilakukan Musa. Suatu hari Tuhan memberinya tanda: ada semak
duri menyala, tetapi tak dimakan api. Musa pun segera berhenti dari
jadwal rutinnya menggembala domba. "Baiklah aku menyimpang ke sana,"
katanya (ayat 3). Momen itu pun menjadi momen bersejarah! Ketika Tuhan
melihat Musa menyimpang, segera ia dipanggil dan diajak bicara secara
khusus (ayat 4). Ceritanya pasti jadi lain jika Musa tidak mau
"menyimpang" saat itu. Jika ia membiarkan hidupnya terus ditelan
rutinitas, ia tidak akan peka membaca tanda-tanda ilahi.

Tuhan sering memberi kita tanda-tanda penyertaan-Nya. Mungkin Anda
pernah hampir mengalami kecelakaan, tetapi tidak jadi. Atau, tanpa
dinyana, apa yang Anda butuhkan tiba-tiba disediakan. Keajaiban kecil
sering Tuhan kirimkan dalam hidup kita. Sudahkah Anda menyadarinya?
Cobalah "menyimpang" atau beralih sejenak dari rutinitas hidup.
Renungkan kebaikan-Nya. Tuhan sedang datang mendekat.

HANYA ORANG YANG HATINYA PEKA AKAN TUHAN

BISA MENYADARI INDAHNYA KEHIDUPAN

Penulis: Juswantori Ichwan

Tidak ada komentar: