Baca: Galatia 5:16-24
Ayat Mas: Galatia 5:24
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 27-29; Lukas 13:1-22
Yang namanya penyakit: ada penyakit jasmani, ada penyakit rohani.
Penyakit rohani lebih berbahaya daripada penyakit jasmani, karena
berlaku tidak hanya di dunia ini saja, tetapi juga dalam kehidupan nanti
sesudah kehidupan di dunia ini. Tidak ada, misalnya, orang yang masuk
neraka karena menderita diabetes atau darah tinggi. Selain itu penyakit
rohani biasanya tidak disadari, kecuali oleh orang lain. Orang yang
tamak, misalnya, ia tidak akan sadar kalau dirinya tamak. Malah bisa
jadi tersinggung kalau dibilang tamak.
Bagaimana mengatasi penyakit rohani? Pertama-tama, kenali jenis-jenis
penyakit rohani yang ada. Paulus menyebut penyakit rohani ini sebagai
"perbuatan daging" (ayat 19). Lalu, lakukan "check-up" rutin, yaitu
dengan melakukan evaluasi dan introspeksi diri; bisa secara pribadi,
bisa bersama orang terdekat—apakah kita mengidap salah satu atau
beberapa dari penyakit rohani tersebut?
Apabila ada, segeralah lakukan "penyembuhan", bisa dengan meminta
nasihat orang-orang yang kita percayai, bisa juga dengan membaca
buku-buku rohani yang sesuai. Dan yang paling utama, berdoalah kepada
Tuhan. Salah satu contoh bagus doa agar terbebas dari penyakit rohani
ada di Amsal 30:7-9, "Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak
sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan
kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah
aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang,
aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa Tuhan itu? Atau, kalau aku
miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.
Kita jangan hanya peduli dengan penyakit jasmani
kita juga perlu peduli dengan penyakit rohani dalam diri kita
Penulis: Ayub Yahya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar