Renungan Harian 27 November 2009

Menghadirkan Surga       
Baca: Kisah Para Rasul 10:34-43
Ayat Mas: Kisah Para Rasul 10:38
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Korintus 4-6

Seorang ibu yang sudah lanjut usia sakit keras. Dokter memperkirakan masa hidupnya tidak akan lama lagi. Ia sudah siap jika memang demikian. Putrinya yang merawat menghiburnya, ”Di surga, setiap orang yang kita cintai ada di sana.” Ibunya tersenyum dan menjawab, “Tidak, Sayangku. Di surga, aku akan mencintai setiap orang yang ada di sana.” Benarkah kondisi surga seperti yang digambarkan ibu tadi? Saya belum tahu. Menariknya, perkataan tersebut secara tidak langsung justru menunjukkan salah satu cara menghadirkan surga di bumi ini. Bukankah kehidupan kita akan bersuasana surgawi ketika kita belajar untuk mengasihi orang-orang yang ada di sekeliling kita?

Yesus bertindak seperti itu. Dia hadir ke dunia yang penuh dengan orang-orang yang memusuhi-Nya. Tetapi, Dia memilih untuk mengasihi setiap orang yang dijumpai-Nya—bahkan orang-orang yang menyalibkan-Nya! Ketika berkhotbah di rumah Kornelius, Petrus menyimpulkan bahwa Yesus ialah Pribadi yang berkeliling untuk berbuat baik dan memulihkan kehidupan orang. Dengan memilih untuk mengasihi, Dia menghadirkan Kerajaan Surga ke dalam dunia. Dan, setelah bangkit dari kematian, Dia mengutus para murid untuk melanjutkan kesaksian Kerajaan Surga tersebut.

Amanat tersebut tetap berlaku bagi kita. Selama hidup di dunia ini, kita dipanggil menjadi duta Kerajaan Surga. Kita ditantang untuk mengasihi dan berbuat baik kepada setiap orang—termasuk orang-orang yang menjengkelkan dan bahkan mereka yang memusuhi kita. Maka, kita akan mengalami surga di bumi!

KASIH MENJADIKAN DUNIA YANG FANA MENGECAP KEINDAHAN SURGA YANG BAKA

Penulis: Arie Saptaji

Tidak ada komentar: