(e-RH) Desember 31 -- SAYAP PERLINDUNGAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 31 Desember 2011
Bacaan : Rut 1:1-5
Setahun: Wahyu 20-22
Nats: Tuhan kiranya membalas perbuatanmu itu dan kepadamu kiranya
dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh Tuhan, Allah Israel, yang di
bawah sayap-Nya engkau datang berlindung (Rut 2:12)

Judul:

SAYAP PERLINDUNGAN

Tragedi gempa dahsyat di China pada Mei 2008 punya banyak kisah
mengharukan. Salah satunya adalah kisah seorang ibu yang meninggal
dalam posisi mendekap bayinya yang berhasil bertahan hidup dan
diselamatkan. Di tangan sang ibu tergenggam handphone bertuliskan
sebuah pesan, "Anakku, apabila engkau selamat, ingatlah bahwa Ibu
selalu mencintaimu."

Kitab Rut berkisah tentang riwayat Naomi, perempuan yang mencari
perlindungan di tengah terpaan badai kehidupan. Bersama suami dan
kedua anaknya, ia mengungsi ke tanah Moab demi mencari perlindungan
dari bencana kelaparan. Akan tetapi, bukan perlindungan yang ia
dapat, melainkan kesusahan dan kepahitan yang mendalam. Satu demi
satu, suami dan dua anaknya meninggal. Jadilah ia sosok perempuan
lemah yang rawan bahaya: berstatus janda, orang asing, dan tanpa
keturunan. Tanpa masa depan. Hari tuanya suram. Ke mana lagi ia
mencari perlindungan? Kisah selanjutnya memperlihatkan bagaimana
perlindungan Tuhan berlaku atasnya. Perlindungan yang menaungi
layaknya kepak sayap induk burung yang "mendekap" anak-anaknya.
Melalui Rut menantu setia yang Tuhan berikan, yang akhirnya dinikahi
Boas Naomi menimang cucu laki-laki. Siapa sangka?

Krisis dan kesukaran hidup memang bisa menempatkan kita dalam posisi
rawan bahaya. Kita merasa kehilangan satu demi satu apa yang kita
anggap bisa menjamin masa kini dan masa depan kita. Namun,
sebenarnya Tuhanlah Pelindung sejati kita. Meski yang lain pergi,
Tuhan tetap setia menjaga. Meski bahaya mengancam, dalam dekapan
kasih-Nya kita tetap terlindung. Yakinlah! --PAD

DEKAPAN TANGAN TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN YANG PALING AMAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-31
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Rut+1:1-5

Rut 1:1-5

1 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel.
Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan
kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana
sebagai orang asing.
2 Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama
kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata
dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah
mereka di sana.
3 Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu
tertinggal dengan kedua anaknya.
4 Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa,
yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira
sepuluh tahun lamanya.
5 Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga
perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+20-22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+20-22


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 31 -- SAYAP PERLINDUNGAN

(e-RH) Desember 30 -- KASIH PENGUIN KAISAR

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 30 Desember 2011
Bacaan : 1 Yohanes 3:11-18
Setahun: Wahyu 16-19
Nats: Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau
dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran (1
Yohanes 3:18)

Judul:

KASIH PENGUIN KAISAR

Penguin kaisar bertelur satu butir setiap musim kawin. Si jantan
bertugas mengerami telur itu dengan menjepitnya di antara kaki dan
lipatan lemak di sekitar perutnya selama kira-kira 64 hari. Ia
berada dalam kumpulan besar penguin jantan yang berdempetan saling
menghangatkan di tengah musim dingin Antartika. Sementara itu, si
betina kembali ke laut untuk mencari makan. Ia akan kembali ke
sarang menjelang anaknya menetas. Apabila ia terlambat, si jantan
dapat memberi makan anaknya dengan cadangan yang diambil dari
saluran pencernaannya sampai selama sepuluh hari. Itu akan
membuatnya kehilangan setengah bobot tubuhnya. Begitu si betina
muncul, giliran si jantan pergi ke laut. Selanjutnya mereka
bergantian mencari makan untuk membesarkan si kecil.

Kehidupan unggas kutub tersebut menggambarkan bahwa kasih itu bukan
konsep atau kata-kata manis belaka. Kasih adalah kata kerja. Kasih
sejati diungkapkan melalui tindakan yang mengutamakan kesejahteraan
orang lain, bahkan apabila perlu dengan mengorbankan kepentingan
pribadi. Sebagaimana Kristus menyerahkan nyawa-Nya untuk kita, kita
pun diperintahkan untuk menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara
kita.

Actions speak louder than words (Tindakan berbicara lebih keras
daripada kata-kata). Kasih tidak cukup hanya dinyatakan dengan
perkataan, tetapi mesti diwujudkan dalam perbuatan. Sejauh mana
tindakan kita mengungkapkan kasih kita bagi saudara-saudara kita?
Apakah kita secara bermurah hati menyerahkan nyawa kita waktu,
tenaga, talenta, uang bagi saudara-saudara yang memerlukan
pertolongan? --ARS

KASIH ADALAH MEMBERI DENGAN PENUH PENGORBANAN TANPA SYARAT DAN TANPA PAMRIH

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-30
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Yohanes+3:11-18

1 Yohanes 3:11-18

11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu
bahwa kita harus saling mengasihi;
12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh
adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala
perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.
13 Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci
kamu.
14 Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam
hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa
tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut.
15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh
manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang
tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah
menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan
nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya
menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap
saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam
dirinya?
18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau
dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+16-19
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+16-19


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 30 -- KASIH PENGUIN KAISAR

(e-RH) Desember 29 -- BERSIAPLAH!

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 29 Desember 2011
Bacaan : Matius 25:1-13
Setahun: Wahyu 12-15
Nats: Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu hari maupun
saatnya (Matius 25:13)

Judul:

BERSIAPLAH!

Kita tentu punya kenangan tentang para guru yang pernah mengajar
kita di sekolah. Sebagian besar guru biasanya memberi tahu apabila
hendak mengadakan ulangan. Namun, ada juga sebagian guru yang lebih
suka mengadakan ulangan mendadak, tanpa pemberitahuan. Bagi siswa
yang tak pernah berkonsentrasi saat guru memberikan pelajaran atau
hanya belajar pada jam-jam menjelang ulangan maka ketika berhadapan
dengan guru tipe kedua, dijamin ia akan mendapat nilai buruk. Akan
tetapi, siswa yang bijaksana adalah siswa yang tahu persis kebiasaan
guru yang demikian sehingga ia selalu belajar untuk berjaga-jaga,
jika sewaktu-waktu diadakan ulangan.

Walau kenyataannya sangat berbeda, tetapi kedatangan Tuhan Yesus
yang kedua kali kurang lebih dapat digambarkan seperti ulangan
mendadak yang biasa diadakan oleh sebagian guru. Tuhan kita, dalam
hikmat-Nya yang besar, telah dan akan memberikan tanda-tanda
menjelang kedatangan-Nya yang kedua kali. Namun, kapan waktunya
tidak Dia sampaikan secara persis. Itulah sebabnya kita perlu selalu
berjaga-jaga. Sebab, kapan pun harinya, bisa menjadi hari kedatangan
Tuhan Yesus!

Mari terus memohon hikmat Tuhan, agar kita dapat menjalani hidup
dengan bijaksana. Setiap hari yang kita jalani merupakan kesempatan
untuk menanti-nanti kedatangan-Nya yang kedua kali. Sebab, kita
tidak tahu kapan hari itu tiba. Jangan sampai kita menjadi orang
kristiani yang, ketika Tuhan Yesus datang, malah sedang "terlelap"
seperti perumpamaan lima gadis yang bodoh. Jadilah seperti lima
gadis yang bijaksana, yang senantiasa berjaga-jaga menanti sang
mempelai --PK

BERSIAP DAN BERJAGA-JAGALAH SEOLAH-OLAH HARI INI ADALAH HARI
KEDATANGAN-NYA YANG KEDUA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-29
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+25:1-13

Matius 25:1-13

1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang
mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
3 Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak
membawa minyak,
4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan
juga minyak dalam buli-buli mereka.
5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga,
mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai
datang! Songsonglah dia!
7 Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita
mereka.
8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang
bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab
pelita kami hampir padam.
9 Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak
cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada
penjual minyak dan beli di situ.
10 Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya,
datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk
bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu
ditutup.
11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata:
Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!
12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak
mengenal kamu.
13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari
maupun akan saatnya."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+12-15
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+12-15


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 29 -- BERSIAPLAH!

(e-RH) Desember 28 -- MUMPUNG MASIH MUDA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 28 Desember 2011
Bacaan : Mazmur 90
Setahun: Wahyu 9-11
Nats: Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila
berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam (Mazmur
90:4)

Judul:

MUMPUNG MASIH MUDA

Andai seseorang bertanya, "Kapan Anda akan mati?", apa jawaban
Anda? Ini pertanyaan yang sulit. Banyak orang meninggal di usia tua,
tetapi tidak sedikit juga yang meninggal di usia muda, bahkan
kanak-kanak. Kematian memang bisa menjemput manusia kapan saja,
sesuai waktu Tuhan. Walaupun demikian, ternyata ada banyak orang
yang tidak mau berpikir mengenai kematian. Hal-hal yang berbau
kematian kerap dibuang jauh-jauh dari pikiran. Dianggap tabu untuk
dibicarakan. Ini memang ironi. Akibatnya, sebagian dari kita
kemudian tidak berpikir: "Bagaimana saya mempersiapkan kematian?",
"Mau ke mana saya setelah mati?" Sebaliknya, lebih kerap berpikir:
"Selagi masih muda, nikmatilah hidup", "Apa lagi yang harus saya
capai di hidup ini?"

Kita perlu belajar dari Musa. Berapakah usia Musa saat meninggal? Ia
berusia 120 tahun (Ulangan 34:7) cukup panjang. Akan tetapi, apa
yang ia katakan mengenai hidup? Hidup itu singkat, seperti rumput
yang tumbuh pada waktu pagi dan layu pada waktu petang (ayat 5-6).
Oleh sebab itu, Musa memohon hikmat Tuhan agar mampu menghitung
hari. Artinya, ia sangat menyadari bahwa hidup itu singkat. Karena
itu, ia minta dimampukan untuk mengisi hidupnya secara bijaksana.

Kita memang tidak akan tahu kapan hidup kita akan berakhir. Namun,
selagi masih ada kesempatan, gunakanlah waktu dengan bijaksana. Apa
yang paling bijaksana bagi kita? Pertama, memastikan keselamatan
kita. Kedua, mengambil keputusan untuk percaya kepada Tuhan. Ketiga,
mengisi hidup dengan hal-hal yang berkenan di mata Tuhan serta
memasyhurkan nama-Nya --RY

WAKTU BEGITU CEPAT BERLALU AMBILLAH KEPUTUSAN YANG TEPAT SEBELUM MENYESAL

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-28
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+90

Mazmur 90

1 Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami
turun-temurun.
2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia
diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya
Engkaulah Allah.
3 Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata:
"Kembalilah, hai anak-anak manusia!"
4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila
berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.
5 Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti
rumput yang bertumbuh,
6 di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut
dan layu.
7 Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena
kehangatan amarah-Mu kami terkejut.
8 Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu, dan dosa kami yang
tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu.
9 Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami
menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh.
10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan
puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan;
sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
11 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada
gemas-Mu?
12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami
beroleh hati yang bijaksana.
13 Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --dan sayangilah
hamba-hamba-Mu!
14 Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya
kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.
15 Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau
menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami
celaka.
16 Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan
semarak-Mu kepada anak-anak mereka.
17 Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah
perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah
itu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+9-11
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+9-11


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 28 -- MUMPUNG MASIH MUDA

(e-RH) Desember 27 -- LANGSUNG BERANGKAT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 27 Desember 2011
Bacaan : Matius 2:1-12
Setahun: Wahyu 5-8
Nats: Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami
telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk
menyembah Dia (Matius 2:2)

Judul:

LANGSUNG BERANGKAT

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem, di tanah Yudea, pada zaman
raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
(Matius 2:1). Mereka berasal dari tanah yang jauh. "Timur"
diperkirakan berada di Babel atau sekarang dikenal sebagai Irak.
Ratusan kilometer jaraknya dari Yerusalem, melewati medan gurun
pasir yang berat, ditempuh dengan berjalan kaki atau menunggang
unta. Mereka disebut kaum Majus, para sarjana dan orang bijak pada
masanya, penelaah ilmu perbintangan, yang biasanya bekerja di istana
sebagai penasihat raja.

Dan, orang-orang bijak itu mengambil keputusan bijaksana. Injil
Matius menyiratkan bahwa mereka tidak menunda-nunda keberangkatan
mereka. Mereka tidak menunggu raja itu menjadi dewasa dan tampil
sebagai sosok termasyhur, baru mendatanginya. Tidak, mereka langsung
bersiap-siap melakukan perjalanan jauh untuk mencari Dia,
meninggalkan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari mereka. Mereka
hendak menyampaikan penghormatan meski Sang Raja baru lahir. Kita
tahu ke-mudian, kegigihan mereka membuahkan hasil gemilang.

Seberapa gigih kita mencari Dia? Kita tak perlu lagi menempuh
perjalanan jauh seperti para Majus. Kita dapat mencari Dia di tengah
kesibukan sehari-hari dengan meluangkan waktu bersaat teduh, yang
kita khususkan untuk menyembah dan belajar dari Kristus. Apakah kita
memprioritaskan kesempatan istimewa ini? Seberapa besar kerinduan
kita mengenal Dia, mengembangkan hubungan pribadi dengan Dia,
mencari dulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya? Atau, kita terlalu
sibuk dengan aktivitas "penting" kita dan lebih suka menunda,
menunggu waktu yang kita anggap lebih baik? --ARS

TIDAK PERLU PERJALANAN JAUH UNTUK MENCARI DIA
YANG DIPERLUKAN HANYALAH HATI YANG RINDU MENGENAL DIA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-27
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+2:1-12

Matius 2:1-12

1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman
raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke
Yerusalem
2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru
dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami
datang untuk menyembah Dia."
3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta
seluruh Yerusalem.
4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa
Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias
akan dilahirkan.
5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena
demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah
yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena
dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan
menggembalakan umat-Ku Israel."
7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu
dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu
nampak.
8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan
selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera
sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun
datang menyembah Dia."
9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan
lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului
mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu
berada.
10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu
bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun
membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan
kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali
kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan
lain.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+5-8
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+5-8


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 27 -- LANGSUNG BERANGKAT

(e-RH) Desember 26 -- MANA LEBIH AJAIB?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 26 Desember 2011
Bacaan : Yohanes 20:19-29
Setahun: Wahyu 1-4
Nats: Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya (Yohanes
20:29)

Judul:

MANA LEBIH AJAIB?

Ketika belia, Corrie ten Boom (wanita Belanda yang banyak
menyelamatkan kaum Yahudi dari kekejaman Nazi) mendengar Sadhu
Sundar Singh bersaksi. Ketika kecil, Sadhu pernah membenci Yesus,
membakar Alkitab, melempari misionaris dengan lumpur. Ia meminta
Tuhan menampakkan diri jika Dia memang ada. Sadhu ingin tahu apa
benar ada surga dan kehidupan setelah mati. Untuk membuktikannya, ia
berpikir harus mati dulu. Maka, ia berencana menabrakkan diri pada
kereta api yang melaju. Tiba-tiba cahaya menyilaukan melingkupinya.
Dan, seorang laki-laki bertanya, sampai kapan ia akan menyangkal
Tuhan yang telah mati baginya. Sadhu melihat lubang di tangan
laki-laki itu.

Mendengar kesaksian itu, Corrie ingin mengalaminya juga, agar
hidupnya mengiring Tuhan tak "membosankan". Namun, saat Corrie
menyampaikan hal ini, Sadhu menjawab bahwa sesungguhnya pengalaman
Corrie lebih ajaib dibanding pengalamannya: "Saya harus melihat
Yesus supaya bisa percaya, sedangkan Anda sudah memercayai Dia tanpa
harus melihat."

Kata Yesus kepada Tomas: "Karena engkau telah melihat Aku, maka
engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun
percaya" (Yohanes 20:29). Sedikit murid bisa bertemu Yesus secara
langsung. Namun, lebih banyak yang tak bertemu langsung. Itu
sebabnya teguran Yesus kepada Tomas mewakili setiap kita yang belum
pernah melihat Tuhan kasatmata. Tuhan menegaskan bahwa bukan itu
yang terpenting. Melainkan, apakah kita sungguh bersuka karena Tuhan
kita ada dan hidup. Dan, secara pribadi mengalami bagaimana Dia
hadir serta dekat dengan kita dalam peristiwa besar maupun kecil di
hidup kita --AW

APAKAH TUHAN TAMPAK SECARA KASATMATA ATAU TIDAK
YANG TERPENTING DIA ADA, DEKAT, BAHKAN MELINGKUPI KITA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-26
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+20:19-29

Yohanes 20:19-29

19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu
berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan
pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang
Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di
tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
20 Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan
lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika
mereka melihat Tuhan.
21 Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama
seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus
kamu."
22 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata:
"Terimalah Roh Kudus.
23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan
jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap
ada."
24 Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut
Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke
situ.
25 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah
melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku
melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan
jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam
lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
26 Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam
rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara
pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di
tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
27 Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan
lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam
lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan
percayalah."
28 Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
29 Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka
engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun
percaya."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 26 -- MANA LEBIH AJAIB?

(e-RH) Desember 25 -- UNDANGAN KAIN LAMPIN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 25 Desember 2011
Bacaan : Lukas 2:8-20
Setahun: 2 Yohanes; 3 Yohanes; Yudas
Nats: Inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi
dibungkus dengan kain lampin dan terbaring di dalam palungan
(Lukas 2:12)

Judul:

UNDANGAN KAIN LAMPIN

Seorang sutradara film pendek dari Jakarta mendapatkan penghargaan
dari sebuah festival film di Eropa. Panitia mengundangnya, tetapi
hanya akan menanggung akomodasinya selama ia di sana. Ia harus
membiayai sendiri seluruh perjalanannya. Karena tidak berhasil
mendapatkan dukungan sponsor, terpaksa ia batal pergi. Penghargaan
pun diserahkan tanpa kehadirannya.

Ya, ada undangan yang malah membuat kita termangu karena tidak mampu
memenuhinya. Ini sangat berbeda dengan undangan Yesus Kristus.
Bayangkan seandainya malaikat berkata: "Dan inilah tandanya bagimu:
Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan kain lenan halus
dan terbaring di kamar anak raja di istana." Tentulah para gembala
akan menggelengkan kepala. "Ini bukan undangan untuk kita. Bagaimana
kita bisa ke sana? Baru mau masuk ke gerbang istana saja pasti sudah
diusir. Memangnya siapa kita ini?"

Syukurlah, malaikat menggunakan kata sandi lampin dan palungan. Ah,
wajah para gembala itu tentu terangkat sumringah. "Ah, Dia sama
dengan kita. Kita bisa datang menjenguk-Nya. Yuk, kita pergi ke
sana." Dan, begitulah, mereka menjadi orang-orang pertama yang
berkesempatan menyambut kedatangan Mesias.

Yesus Kristus masih mengedarkan "undangan kain lampin" sampai saat
ini. Dia membuka pintu selebar-lebarnya. Tidak ada tembok
penghalang. Tidak ada dress code yang membatasi. Bagaimanapun
keadaan kita, di mana pun kita berada, kita bisa datang kepada-Nya
dengan keseluruhan diri kita. Apa adanya. Tanpa embel-embel. Tanpa
riasan. Dia pasti menyambut kita dengan tangan terbuka --ARS

YESUS KRISTUS MENJADI ANAK MANUSIA AGAR KITA DAPAT MENDATANGI DAN MENGENAL-NYA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-25
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+2:8-20

Lukas 2:8-20

8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga
kawanan ternak mereka pada waktu malam.
9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan
kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat
ketakutan.
10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab
sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk
seluruh bangsa:
11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan,
di kota Daud.
12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi
dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."
13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu
sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:
14 "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai
sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."
15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke
sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain:
"Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi
di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita."
16 Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf
dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.
17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang
telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.
18 Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang
dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.
19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan
merenungkannya.
20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan
Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat,
semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Yohanes
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Yohanes
http://alkitab.sabda.org/?3+Yohanes


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 25 -- UNDANGAN KAIN LAMPIN

(e-RH) Desember 24 -- BAGIAN YANG SELAMAT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 24 Desember 2011
Bacaan : Matius 2:13-18
Setahun: 1 Yohanes 1-5
Nats: Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa ... mereka
akan menamakan Dia Imanuel (Matius 1:21,23)

Judul:

BAGIAN YANG SELAMAT

Saat terjadi bencana longsor di Wasior, Papua Barat, ada banyak
korban meninggal. Sayang, daerah bencana itu sulit dijangkau. Namun,
seorang pemuda setia mengantar para relawan dengan perahunya ke
Wasior, dengan biaya murah. Cukup mengganti biaya bensin, ia
bersedia berangkat kapan saja. Saat ditanya alasan ia mau
membaktikan diri, jawabnya ialah karena ia adalah bagian dari mereka
yang selamat. Orangtua, saudara, dan kerabatnya tewas dalam bencana
itu. Sementara, ia selamat karena sedang keluar kota. Maka, itulah
caranya menyikapi kepedihan. Bukan hanya meratap, melainkan berbuat
sesuatu untuk sesamanya.

Dengan singkat, tetapi memesona, Matius menuturkan sukacita Natal
yang pertama. Mesias yang dijanjikan Allah selama berabad-abad,
telah datang. Orang Majus, yang dianggap kaum cerdik pandai dari
dunia timur, sujud menyembah-Nya. Mereka datang tidak dengan tangan
hampa, tetapi membawa upeti layaknya persembahan bagi raja.

Namun, secara mengejutkan Matius menyelipkan kisah pilu para ibu di
Betlehem, yang meratap karena bayi mereka dibunuh tentara Herodes.
Rupanya Herodes marah karena merasa dibohongi Orang Majus. Maka, ia
memerintahkan pembunuhan itu karena ia tak mau seorang raja lain
tumbuh dan kelak menumbangkan takhtanya. Akan tetapi, sepasang suami
istri muda dengan berani membawa lari bayi mungil mereka, yakni bayi
Yesus. Bayi yang kelak akan memberikan seluruh hidup-Nya untuk
menebus dosa dunia. Termasuk dosa Anda dan saya! Sekarang, sebagai
orang yang diberi hak hidup karena diselamatkan dari kematian kekal,
apa yang seharusnya kita lakukan bagi mereka yang masih dikungkung
dosa? --SST

SEBAGAI ORANG YANG DIBEBASKAN DARI BENCANA KEMATIAN
KITA HARUS TERUS MENCARI JIWA YANG PERLU DISELAMATKAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-24
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+2:13-18

Matius 2:13-18

13 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat
Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah
Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana
sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak
itu untuk membunuh Dia."
14 Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam
itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
15 dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya
genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil
Anak-Ku."
16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh
orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh
membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak
yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat
diketahuinya dari orang-orang majus itu.
17 Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi
Yeremia:
18 "Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih;
Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab
mereka tidak ada lagi."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Yohanes+1-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Yohanes+1-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 24 -- BAGIAN YANG SELAMAT

(e-RH) Desember 23 -- TOK! TOK! TOK!

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 23 Desember 2011
Bacaan : Lukas 2:1-7
Setahun: 2 Petrus 1-3
Nats: ... ia melahirkan seorang anak laki-laki ... dan dibaringkannya
di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah
penginapan (Lukas 2:7)

Judul:

TOK! TOK! TOK!

Tego bingung. Sutinah, istrinya, akan segera melahirkan. Karena
kondisi Sutinah yang lemah, bidan kampung merujuknya ke rumah sakit
terdekat yang mempunyai program Jamkesmas. Sesampai di sana, Sutinah
ditolak karena semua kamar untuk rawat inap sudah penuh. Tego tidak
berani membawa Sutinah ke rumah sakit swasta karena tak sanggup
membayar, tetapi juga tidak tega melihat istrinya kesakitan. Dengan
langkah penuh harap, ia menyusuri setiap lorong rumah sakit,
berharap ada satu tempat tidur kosong yang lupa terdata oleh petugas
rumah sakit supaya Sutinah bisa segera ditolong.

Langkah penuh harap itu mungkin juga dialami Yusuf sesampainya di
Betlehem saat berusaha menemukan tempat menginap, sebab Maria hendak
bersalin. Mungkin memang tak ada tempat di rumah penginapan yang
mereka datangi. Mungkin juga ada, tetapi bukan untuk mereka. Atau
memang ada, tetapi pemiliknya tak mau repot karena melihat kondisi
Maria yang hamil tua. Penulis Injil Lukas tidak menjelaskan lebih
jauh selain bahwa akhirnya Maria melahirkan anak laki-laki yang
dibungkus lampin dan dibaringkan di palungan, karena tak ada tempat
bagi mereka di penginapan.

Kali ini, "pintu" itu diketuk lagi. Bukan pintu rumah penginapan,
melainkan "pintu hati" kita, sebab ke sanalah Yesus ingin "lahir".
Ada baiknya mengambil waktu memeriksa hati. Jangan-jangan hati kita
sesak oleh berbagai urusan sehingga tak ada ruang lagi bagi Yesus.
Atau jika ada, ruang kosong di hati kita sudah diperuntukkan bagi
hal lain. Atau, kita terlalu sibuk untuk sekadar membuka hati bagi
kelahiran Sang Juru Selamat. Tok! Tok! Tok! --SL

ADA BANYAK TEMPAT DI HATI KITA SUDAHKAH YESUS MENEMPATI BAGIAN UTAMANYA?

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-23
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+2:1-7

Lukas 2:1-7

1 Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah,
menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
2 Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius
menjadi wali negeri di Siria.
3 Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di
kotanya sendiri.
4 Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea,
ke kota Daud yang bernama Betlehem, --karena ia berasal dari
keluarga dan keturunan Daud--
5 supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang
sedang mengandung.
6 Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk
bersalin,
7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung,
lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam
palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah
penginapan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Petrus+1-3
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Petrus+1-3


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 23 -- TOK! TOK! TOK!

(e-RH) November 22 -- PL VS PB

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 22 November 2011
Bacaan : 2 Korintus 3:7-11
Setahun: Roma 10-12
Nats: Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu
mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada
pembenaran (2 Korintus 3:9)

Judul:

PL VS PB

Yahudi begitu bangga memiliki Hukum Taurat yang tertulis dalam
Perjanjian Lama. Mereka juga bangga pada tokoh-tokohnya; seperti
Musa dan Abraham. Peristiwa Musa turun dari Gunung Sinai, setelah
menerima dua loh batu bertuliskan sepuluh hukum Taurat, sangat
berkesan dan tidak akan mereka lupakan. Setelah menemui Tuhan, wajah
Musa memancarkan kemuliaan-Nya. Bahkan, sampai ia turun dari Sinai,
wajahnya tampak bersinar cemerlang. Akibatnya, orang Israel tak
tahan melihatnya. Namun lambat laun, cahaya itu memudar.

Kisah ini dipakai Paulus untuk membandingkan kemuliaan Perjanjian
Lama dan Perjanjian Baru. Paulus menyatakan bahwa Perjanjian Lama
akan berakhir dengan penghukuman. Karena, Hukum Taurat berisi
standar kebenaran yang tidak dapat dipenuhi oleh siapa pun maka
pasti semua orang tidak akan luput dari dosa. Akan tetapi,
Perjanjian Baru adalah pembenaran Allah bagi orang yang berdosa.
Karena tuntutan Hukum Taurat itu telah dipenuhi secara sempurna oleh
Tuhan Yesus. Betapa besar perbedaan antara penghukuman dan
pembenaran!

Sampai sekarang, banyak orang masih berpikir bahwa keselamatan dapat
diperoleh dengan melakukan perbuatan baik. Alkitab menyatakan dengan
jelas bahwa keselamatan adalah kasih karunia Allah semata. Segala
upaya manusia hanya akan menemui jalan buntu; hanya akan berakhir
pada kegagalan dan hukuman Allah. Itulah sebabnya, kita yang sudah
menerima anugerah penebusan Allah, perlu memiliki hati yang terbeban
untuk mendoakan dan memberitakan jalan keselamatan yang merupakan
anugerah Allah ini kepada orang lain --ENO

KESELAMATAN MANUSIA SEMATA KARENA ANUGERAH ALLAH
SEBARKAN AGAR SETIAP MANUSIA SEGERA MENGETAHUI HAL INI

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-11-22
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/11/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/11/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+3:7-11

2 Korintus 3:7-11

7 Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf
pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya
waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa
begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan
menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang
demikian
8 betapa lebih besarnya lagi kemuliaan yang menyertai pelayanan
Roh!
9 Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu
mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada
pembenaran.
10 Sebenarnya apa yang dahulu dianggap mulia, jika dibandingkan
dengan kemuliaan yang mengatasi segala sesuatu ini, sama sekali
tidak mempunyai arti.
11 Sebab, jika yang pudar itu disertai dengan kemuliaan, betapa
lebihnya lagi yang tidak pudar itu disertai kemuliaan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Roma+10-12
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+10-12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) November 22 -- PL VS PB

(e-RH) Desember 22 -- IBUKU, IDOLAKU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 22 Desember 2011
Bacaan : Yesaya 49:14-23
Setahun: 1 Petrus 1-5
Nats: Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya ... ? Sekalipun dia
melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau (Yesaya 49:15)

Judul:

IBUKU, IDOLAKU

Semasa saya kecil, keluarga kami ada di ambang kemiskinan. Apabila
kami makan, Ibu kerap mengambil lagi lauk di piringnya, untuk dibagi
ke anak-anaknya. Hingga ia tinggal berlauk garam. Jika ditegur, ia
berkata, "Mama sudah cukup. Kita mesti hemat supaya bisa mendukung
kakak-kakakmu yang sekolah di luar kota." Pada kali lain, saya sakit
sampai berguling-guling. Dengan gemetar, Mama memeluk dan menguatkan
saya. Lalu, sambil menangis ia berlutut dan berdoa, "Bapa, jika
boleh biar saya saja yang menanggung derita anak ini, tolong jamah
dia." Berbagai pengalaman tentang kasih, pengorbanan, dan
perlindungan Ibu, sangat menolong saya memahami kasih Allah yang
nyata. Bahkan, membawa saya untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan
Juru Selamat.

Israel pernah kehilangan jati diri dan hidup tercela dalam
pembuangan karena mengandalkan kekuatan sendiri serta bersandar
kepada Mesir, sekutunya. Dalam kesusahannya, Israel kemudian
menganggap Tuhan tak peduli pada penderitaan umat. Bahkan,
menuduh-Nya bagai seorang ibu yang tega meninggalkan bayinya. Namun,
Tuhan menuntut Isreal membuktikan hal itu. Sebab, sekalipun ada ibu
yang melupakan bayinya, Tuhan sekali-kali tidak akan melupakan
umat-Nya. Apabila kasih ibu sudah dianggap paling besar di bumi ini,
betapa lebih besar dan kuatnya lagi kasih Allah yang tak pernah
putus asa mendampingi dan menguatkan umat-Nya.

Para ibu yang terkasih, hidup Anda meninggalkan jejak yang dalam di
kehidupan anak-anak. Teladanilah kasih Allah yang tak pernah
melupakan anak-anak-Nya. Dan, jagalah hidup Anda agar menjadi
jembatan bagi anak-anak untuk mengenal Allah --SST

IBU ADALAH SOSOK YANG SEHARUSNYA MEMBERI BANYAK KASIH
AGAR ANAK TAK HANYA KENAL DUNIA, TETAPI JUGA KENAL TUHAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-22
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+49:14-23

Yesaya 49:14-23

14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah
melupakan aku."
15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak
menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya,
Aku tidak akan melupakan engkau.
16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku;
tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.
17 Orang-orang yang membangun engkau datang bersegera, tetapi
orang-orang yang merombak dan merusak engkau meninggalkan
engkau.
18 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua
berhimpun datang kepadamu. Demi Aku yang hidup, demikianlah
firman TUHAN, sungguh, mereka semua akan kaupakai sebagai
perhiasan, dan mereka akan kaulilitkan, seperti yang dilakukan
pengantin perempuan.
19 Sebab tempat-tempatmu yang tandus dan sunyi sepi dan negerimu
yang dirombak, sungguh, sekarang terlalu sempit untuk sekian
banyak pendudukmu dan orang-orang yang mau menelan engkau akan
menjauh.
20 Malahan, anak-anakmu yang kausangka hilang akan berkata
kepadamu: "Tempat itu terlalu sempit bagiku, menyisihlah, supaya
aku dapat diam di situ!"
21 Maka engkau akan berkata dalam hatimu: "Siapakah yang telah
melahirkan sekaliannya ini bagiku? Bukankah aku bulus dan
mandul, diangkut ke dalam pembuangan dan disingkirkan? Tetapi
anak-anak ini, siapakah yang membesarkan mereka? Sesungguhnya,
aku tertinggal seorang diri, tetapi mereka ini, dari manakah
datangnya?"
22 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Lihat, Aku akan mengangkat
tangan-Ku sebagai tanda untuk bangsa-bangsa dan memasang
panji-panji-Ku untuk suku-suku bangsa, maka mereka akan
menggendong anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan akan
didukung di atas bahunya.
23 Maka raja-raja akan menjadi pengasuhmu dan permaisuri-permaisuri
mereka menjadi inangmu. Mereka akan sujud kepadamu dengan
mukanya sampai ke tanah dan akan menjilat debu kakimu. Maka
engkau akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, dan bahwa
orang-orang yang menanti-nantikan Aku tidak akan mendapat malu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Petrus+1-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Petrus+1-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 22 -- IBUKU, IDOLAKU

(e-RH) Desember 21 -- LUKISAN ESQUIVEL

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 21 Desember 2011
Bacaan : Matius 1:1-17
Setahun: Yakobus 4-5
Nats: Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya, "Kristus
Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa, " dan
di antara mereka akulah yang paling berdosa (1 Timotius 1:15)

Judul:

LUKISAN ESQUIVEL

Adolfo Esquivel, seniman Argentina, mengeluarkan serial lukisan
ilustrasi Jalan Salib yang unik. Ia menggambarkan bagaimana Kristus
keluar dari sebuah penjara modern, dan memikul salib di antara
jalanan kota yang sibuk, pabrik yang mencemari udara, penebangan
pohon, rumah kumuh, dengan ditemani oleh orang-orang negro korban
rasisme, remaja pengangguran yang kecanduan obat, dan ibu-ibu yang
anaknya "dihilangkan" oleh para politisi. Interpretasi modern
terhadap karya Kristus ini mengingatkan saya kembali bahwa Kristus
sesungguhnya juga datang bagi setiap mereka yang menderita di luar
sana, saat ini.

Silsilah Kristus yang dicatatkan oleh Matius menegaskan bahwa
Kristus hadir untuk semua orang. Ya, kita melihat nama Daud, sang
raja besar Israel, di sana. Akan tetapi, ada juga Rahab, seorang
perempuan Sundal, dan Rut, si wanita asing. Kristus datang dari
silsilah dengan berbagai latar belakang hidup. Dan, semasa hidup di
dunia pun, Dia bahkan bersedia ada bersama mereka yang dinomorduakan
dan direndahkan masyarakat: perempuan, janda, pemungut cukai, orang
miskin, penderita kusta, sampai nelayan dari Galilea (yang kala itu
terkenal sebagai daerah kaum "kafir" dan warganya gemar berkelahi).

Mari kita terus mengingat bahwa Kristus ada bersama mereka yang
merasakan kerasnya kehidupan. Dia ada bersama orang-orang yang kita
pinggirkan karena persaingan ekonomi dan perbedaan tingkat sosial.
Apakah kita juga ada bersama mereka? Atau, jangan-jangan kita
terlalu sibuk beraktivitas di dalam gedung gereja dan tidak
memberkati keluar? --OLV

KRISTUS BERSEDIA HADIR DALAM PENDERITAAN MANUSIA
KIRANYA KITA MENELADANI PELAYANAN-NYA ITU

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-21
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+1:1-17

Matius 1:1-17

1 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub
memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,
3 Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres
memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,
4 Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason,
Nahason memperanakkan Salmon,
5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed
dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari
isteri Uria,
7 Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia
memperanakkan Asa,
8 Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram
memperanakkan Uzia,
9 Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas
memperanakkan Hizkia,
10 Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon
memperanakkan Yosia,
11 Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu
pembuangan ke Babel.
12 Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel,
Sealtiel memperanakkan Zerubabel,
13 Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim,
Elyakim memperanakkan Azor,
14 Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim
memperanakkan Eliud,
15 Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan
memperanakkan Yakub,
16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus
yang disebut Kristus.
17 Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai
Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke
Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai
Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yakobus+4-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yakobus+4-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 21 -- LUKISAN ESQUIVEL

(e-RH) Desember 20 -- KETIKA MARTA MARAH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 20 Desember 2011
Bacaan : Lukas 10:38-42
Setahun: Yakobus 1-3
Nats: Tuhan, tidakkah Engkau peduli bahwa saudaraku membiarkan aku
melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku (Lukas 10:40)

Judul:

KETIKA MARTA MARAH

Melayani Tuhan jelas merupakan aktivitas yang mulia, apa pun
bentuknya. Oleh karena itu, seharusnya pelayanan dilakukan dengan
sikap yang benar pula. Namun, terkadang orang mengalami kesamaran
arah sehingga tidak dapat bersikap sebagaimana seharusnya. Banyak
aktivis gereja bisa marah karena mereka merasa sudah banyak
berkorban untuk melayani, tetapi tidak dihargai. Tidak dibantu,
malah dicela.

Inilah mungkin yang terjadi pada Marta. Bagaimana bisa Maria
membebankan semua kerepotan di pundaknya saja, seolah-olah hanya ia
yang berkewajiban melayani tamu? Sampai-sampai Marta memprotes
kepada Tuhan Yesus. Namun, Yesus malah membela Maria, membenarkan
pilihan Maria untuk duduk di kaki-Nya dan mendengarkan-Nya. Dan,
Marta ditegur karena telah menyusahkan diri dengan hal-hal di luar
itu. Maria telah memilih yang terbaik, yakni membiarkan Tuhan
melayaninya. Jika Marta disibukkan dengan pelayanannya bagi Yesus,
Maria disibukkan oleh pelayanan Yesus baginya. Dan, Yesus menghargai
sikap Maria yang seperti seorang murid mau belajar dan mau
mendengar.

Sudahkah kita juga bersikap seperti seorang murid? Ingatlah bahwa
menjadi murid bukan hanya dengan terus-menerus menyibukkan diri
dalam pelayanan. Jangan sampai kita menempatkan sesuatu yang baik,
seperti pelayanan, menjadi lebih utama daripada yang terbaik, yaitu
berpaut kepada Allah mendengar firman-Nya. Ingatlah: kesibukan
melayani Tuhan tak bisa jadi alasan untuk tak punya waktu
merenungkan firman-Nya. Sebaliknya, keakraban dengan firman-Nya
mesti selalu menjadi dasar dalam kita melayani --ENO

SEBELUM FIRMAN TUHAN MELAYANI KITA TIDAK MUNGKIN KITA SIAP MELAYANI TUHAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-20
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+10:38-42

Lukas 10:38-42

38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di
sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima
Dia di rumahnya.
39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria.
Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan
perkataan-Nya,
40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan
berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku
membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu
aku."
41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan
menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian
yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yakobus+1-3
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yakobus+1-3


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 20 -- KETIKA MARTA MARAH

(e-RH) Desember 19 -- HIDUP ARIF

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 19 Desember 2011
Bacaan : Efesus 5:15-21
Setahun: Ibrani 11-13
Nats: Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif (Efesus
5:15)

Judul:

HIDUP ARIF

Ada sebagian orang yang menjalani hidupnya dengan "tawar" segala
sesuatu ia biarkan berjalan seadanya; hingga tiba-tiba segala
sesuatu lenyap tanpa bekas dan tanpa makna. Hari-harinya berlalu
begitu saja. Tahu-tahu umur sudah makin bertambah dan akhirnya
tinggal rasa sesal berkepanjangan yang menguasai hari-harinya di
usia senja. Orang semacam ini hidup, tetapi tidak sungguh-sungguh
hidup. Menurut Anthony de Mello, orang semacam ini seperti sedang
"tidur" dalam hidupnya.

Dalam istilah Paulus, orang yang tidak saksama memperhatikan hidup
disebut orang bebal. Ia hanya memancarkan kekelaman dan kesuraman
dari hidupnya. Orang yang berkebalikan dengan itu disebut orang
arif. Tentu kita tidak suka dijuluki orang bebal. Akan tetapi,
menjadi orang yang arif sangatlah tidak mudah. Orang arif itu "cakap
mempergunakan waktu, selalu rindu mengerti kehendak Tuhan, dan
menjaga diri dari hal-hal yang memabukkan. Ia penuh roh,
berkata-kata penuh makna dan berkat, serta mampu bersyukur dalam
segala keadaan. Ia juga hidup rendah hati karena meneladani
Kristus." Sebuah daftar yang sangat panjang, bukan? Akan tetapi,
sebenarnya daftar itu dapat diringkas; yakni bahwa orang arif itu
mengalami, kemudian memancarkan keilahian Kristus dalam pemikiran,
perkataan, dan tindakannya. Maka, dari hidupnya "terpancar cahaya
Kristus" (ayat 14).

Apa yang kita pancarkan kepada dunia ini: pantulan cahaya Kristus
atau kesuraman hati? Apa hasrat yang paling kuat menarik kita: hidup
untuk membagikan terang Kristus kepada sesama atau sekadar membuang
waktu tanpa makna? --DKL

KETIKA HIDUP DIJALANI DENGAN ARIF MAKA TAK SIA-SIA KITA DIHADIRKAN DI DUNIA INI

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-19
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Efesus+5:15-21

Efesus 5:15-21

15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah
jahat.
17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu
mengerti kehendak Tuhan.
18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan
hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur,
kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan
bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan
kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita
21 dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut
akan Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+11-13
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ibrani+11-13


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 19 -- HIDUP ARIF

(e-RH) Desember 18 -- ADVEN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 18 Desember 2011
Bacaan : Yesaya 51:1-16
Setahun: Ibrani 8-10
Nats: ... tetapi kelepasan yang Kuberikan akan tetap untuk
selama-lamanya, dan keselamatan yang dari pada-Ku tidak akan
berakhir (Yesaya 51:6)

Judul:

ADVEN

Menjelang peringatan Natal, biasanya jemaat dan aktivis gereja
disibukkan dengan berbagai kegiatan. Padahal bulan Desember
seharusnya menjadi minggu-minggu adven, yakni masa untuk
menanti-nantikan kedatangan Yesus Kristus, Juru Selamat yang menebus
dosa manusia. Saat-saat di mana kita merenung dan merefleksikan
hidup kita yang penuh dengan dosa, dan kengerian hukuman Allah yang
akan menimpa akibat dosa itu. Maka, seharusnya kesibukan kita jangan
sampai menutupi persiapan hati kita untuk menantikan kedatangan-Nya.

Bacaan hari ini berisi janji Allah untuk memulihkan umat-Nya. Janji
pemulihan itu ditujukan kepada sisa umat percaya, yang sedang berada
dalam pembuangan. Tuhan, Sang Pencipta dan Pemilik segala sesuatu,
akan bertindak untuk membebaskan dan memulihkan umat-Nya. Yang
menarik di sini adalah respons dari umat Tuhan. Mereka menyambut
pemulihan itu dengan sorak-sorai, dengan kegirangan dan sukacita
yang memenuhi mereka sehingga duka dan keluh pun menjauh (ayat 11).

Mari kita menanti Tuhan di hari Natal dengan mengambil sikap seperti
umat Israel dalam menyambut Tuhan. Sambutlah kedatangan Tuhan Yesus
dengan antusias dan penuh sukacita. Lebih jauh, dengan keyakinan
iman bahwa hanya Dia yang sanggup menyelesaikan masalah dosa
manusia. Itu sebabnya perlu banyak persiapan hati dalam menyambut
Natal. Sediakan waktu untuk meneduhkan hati di tengah berbagai
aktivitas. Agar Natal membangkitkan tekat baru kita untuk makin
setia kepada Dia. Juga membangkitkan kerinduan untuk berbagi kepada
orang-orang bahwa Kristus datang untuk menyelamatkan mereka --ENO

SEDIAKAN TEMPAT DI HATI KITA UNTUK MENYAMBUT TUHAN
AGAR DIA NYATA HADIR DAN MENJADIKAN HIDUP KITA CERMIN-NYA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-18
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+51:1-16

Yesaya 51:1-16

1 Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai
kamu yang mencari TUHAN! Pandanglah gunung batu yang dari
padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang
dari padanya kamu tergali.
2 Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan
kamu; ketika Abraham seorang diri, Aku memanggil dia, lalu Aku
memberkati dan memperbanyak dia.
3 Sebab TUHAN menghibur Sion, menghibur segala reruntuhannya; Ia
membuat padang gurunnya seperti taman Eden dan padang
belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan
dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring.
4 Perhatikanlah suara-Ku, hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga
kepada-Ku, hai suku-suku bangsa! Sebab pengajaran akan keluar
dari pada-Ku dan hukum-Ku sebagai terang untuk bangsa-bangsa.
5 Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat,
kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan
kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah
pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan.
6 Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah ke bumi di bawah; sebab
langit lenyap seperti asap, bumi memburuk seperti pakaian yang
sudah usang dan penduduknya akan mati seperti nyamuk; tetapi
kelepasan yang Kuberikan akan tetap untuk selama-lamanya, dan
keselamatan yang dari pada-Ku tidak akan berakhir.
7 Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai
bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah
takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika
dinista oleh mereka.
8 Sebab ngengat akan memakan mereka seperti memakan pakaian dan
gegat akan memakan mereka seperti memakan kain bulu domba;
tetapi keselamatan yang dari pada-Ku akan tetap untuk
selama-lamanya dan kelepasan yang Kuberikan akan lanjut dari
keturunan kepada keturunan.
9 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan, hai tangan TUHAN!
Terjagalah seperti pada zaman purbakala, pada zaman keturunan
yang dahulu kala! Bukankah Engkau yang meremukkan Rahab, yang
menikam naga sampai mati?
10 Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang
hebat? yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya
orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang?
11 Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke
Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka;
kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh
akan menjauh.
12 Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau
takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak
manusia yang dibuang seperti rumput,
13 sehingga engkau melupakan TUHAN yang menjadikan engkau, yang
membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, sehingga engkau
terus gentar sepanjang hari terhadap kepanasan amarah orang
penganiaya, apabila ia bersiap-siap memusnahkan? Di manakah
gerangan kepanasan amarah orang penganiaya itu?
14 Dia yang dipasung terbelenggu akan segera dibebaskan; ia tidak
akan turun mati ke liang kubur, dan tidak akan kekurangan
makanan.
15 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengharubirukan laut, sehingga
gelombang-gelombangnya ribut, --TUHAN semesta alam nama-Nya.
16 Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan menyembunyikan engkau
dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali membentangkan langit
dan meletakkan dasar bumi, dan berkata kepada Sion: Engkau
adalah umat-Ku!

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+8-10
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ibrani+8-10


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 18 -- ADVEN

(e-RH) Desember 17 -- ANAK DOMBA ALLAH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 17 Desember 2011
Bacaan : Kisah Para Rasul 8:26-39
Setahun: Ibrani 5-7
Nats: Filipus pun mulai berbicara dan bertolak dari nas itu ia
memberitakan Injil tentang Yesus kepadanya (Kisah Para Rasul
8:35)

Judul:

ANAK DOMBA ALLAH

Myfyr Evans, peternak Skotlandia, membeli seekor domba jantan di
Northern Area Branch seharga 1, 2 miliar rupiah. Padahal, harga
normal domba jantan biasanya hanya 2, 4 juta rupiah. Namun, Evans
berani membelinya karena ia meyakini, hewan itu akan membawa
kebaikan dan rezeki besar buat peternakannya.

Alkitab menulis juga tentang "Anak Domba", yang tidak hanya membawa
kebaikan, tetapi juga menyelamatkan! Ketika itu, sida-sida Etiopia
membaca surat Yesaya yang menyebut tentang Anak Domba itu, dan
bertanya kepada Filipus, siapa yang dimaksud dalam surat tersebut.
Bertolak dari nas itu, Filipus memberitakan Injil keselamatan Yesus
Kristus, hingga sida-sida itu percaya dan memberi diri dibaptis
dalam nama Yesus (Kisah Para Rasul 8:34-37).

Benar, Yesus Kristuslah Anak Domba Allah yang tak bercacat, yang
menebus dosa dunia (1 Petrus 1:18-19). Dan, Dia menjadi seperti
domba yang dibawa ke pembantaian, seperti anak domba yang kelu di
depan orang-orang yang menggunting bulunya. Demikianlah Yesus "Sang
Anak Domba Allah" memberikan diri menjadi kurban tebusan bagi dosa
dunia. Agar oleh bilur-bilur-Nya, kita menjadi sembuh (Yesaya 53:5).
Dan, di bawah kolong langit ini tidak ada Nama lain yang dapat
menyelamatkan manusia dari maut, kecuali nama Yesus Kristus (Kisah
Para Rasul 4:12).

Sudahkah Anda membuka hidup Anda untuk diselamatkan-Nya? Dan seperti
Filipus, sebagai orang yang sudah percaya kepada Yesus Kristus,
relakah Anda dipakai Allah untuk mengabarkan Injil-Nya? Agar melalui
hidup Anda, banyak orang boleh menerima Kristus, diselamatkan, dan
memuliakan Allah? --SST

SEBAB KRISTUS RELA DIIKAT DAN DISEMBELIH SEPERTI DOMBA
AGAR KITA, ANAK-ANAK-NYA, DIBEBASKAN DARI IKATAN DOSA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-17
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+8:26-39

Kisah Para Rasul 8:26-39

26 Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus,
katanya: "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut
jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang
sunyi.
27 Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang
sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu
negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.
28 Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk
dalam keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya.
29 Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah
kereta itu!"
30 Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang
membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa
yang tuan baca itu?"
31 Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang
membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di
sampingnya.
32 Nas yang dibacanya itu berbunyi seperti berikut: Seperti seekor
domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu
di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak
membuka mulut-Nya.
33 Dalam kehinaan-Nya berlangsunglah hukuman-Nya; siapakah yang
akan menceriterakan asal-usul-Nya? Sebab nyawa-Nya diambil dari
bumi.
34 Maka kata sida-sida itu kepada Filipus: "Aku bertanya kepadamu,
tentang siapakah nabi berkata demikian? Tentang dirinya sendiri
atau tentang orang lain?"
35 Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia
memberitakan Injil Yesus kepadanya.
36 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat
yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air;
apakah halangannya, jika aku dibaptis?"
37 (Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh."
Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.")
38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan
keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu,
dan Filipus membaptis dia.
39 Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba
melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia
meneruskan perjalanannya dengan sukacita.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+5-7
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ibrani+5-7


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 17 -- ANAK DOMBA ALLAH

(e-RH) Desember 16 -- 1 TON EMAS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 16 Desember 2011
Bacaan : Keluaran 12:35-36; 38:21-31
Setahun: Ibrani 1-4
Nats: Segala emas yang dipakai untuk segala pekerjaan mendirikan
tempat kudus itu ... ada dua puluh sembilan talenta dan tujuh
ratus tiga puluh syikal ... (Keluaran 38:24)

Judul:

1 TON EMAS

Pernahkah Anda menghitung berapa banyak emas, perak, dan tembaga
yang dikumpulkan bangsa Israel untuk membangun Kemah Suci? Apabila
dihitung dengan konversi takaran masa kini, 1 syikal setara dengan
11, 4 gram, dan 1 talenta setara dengan 34 kilogram. Maka, seluruh
emas yang dikumpulkan bangsa Israel untuk membangun Kemah Suci dan
isinya adalah sekitar 1 ton! Dengan harga emas yang kini berkisar
Rp400.000, 00 per gram maka nilai emas yang mereka bawa adalah
sekitar 400 miliar rupiah! Belum termasuk perak dan tembaga yang
juga terkumpul sangat banyak saat itu.

Ini tentu nilai harta yang sangat besar, apalagi bagi sekumpulan
orang yang baru saja dibebaskan dari perbudakan. Dari manakah mereka
mendapatkan harta sebanyak itu? Alkitab mencatat bahwa harta
tersebut mereka peroleh dari Tuhan, melalui orang-orang Mesir: "Dan
Tuhan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu,
sehingga memenuhi permintaan mereka" (Keluaran 12:36). Artinya,
harta yang mereka persembahkan bagi Tuhan ini sebenarnya berasal
dari Tuhan juga.

Apabila direnungkan, bukankah demikian pula asal harta yang kita
miliki? Setiap berkat itu datang dari Tuhan. Dan, diberikan kepada
kita melalui tangan orang-orang yang Tuhan pakai. Dengan kesadaran
seperti ini, selayaknya kita meneladani apa yang dilakukan bangsa
Israel. Ketika Tuhan Sang Pemberi berkat itu meminta mereka memberi
persembahan, mereka menyerahkan harta yang dimiliki tanpa
menahan-nahan. Apabila saat ini ada pekerjaan Tuhan yang menanti
uluran tangan Anda, jangan ragu untuk memberi dengan sukacita --ALS

KARENA SEGALA YANG KITA MILIKI BERASAL DARI TUHAN
BERILAH PERSEMBAHAN BAGI-NYA TANPA MENAHAN-NAHAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-16
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+12:35-36
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+38:21-31

Keluaran 12:35-36

35 Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta
dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain.
36 Dan TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu,
sehingga memenuhi permintaan mereka. Demikianlah mereka
merampasi orang Mesir itu.

Keluaran 38:21-31

21 Inilah daftar biaya untuk mendirikan Kemah Suci, yakni Kemah
Suci, tempat hukum Allah, yang disusun atas perintah Musa, oleh
orang Lewi di bawah pimpinan Itamar, anak imam Harun.
22 Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, membuat segala yang
diperintahkan TUHAN kepada Musa,
23 dan bersama-sama dengan dia turut Aholiab, anak Ahisamakh, dari
suku Dan, seorang tukang dan ahli, seorang yang membuat tenunan
yang berwarna-warna dari kain ungu tua, dari kain ungu muda,
dari kain kirmizi dan dari lenan halus. --
24 Segala emas yang dipakai untuk segala pekerjaan mendirikan
tempat kudus itu, yakni emas dari persembahan unjukan, ada dua
puluh sembilan talenta dan tujuh ratus tiga puluh syikal,
ditimbang menurut syikal kudus.
25 Perak persembahan mereka yang didaftarkan dari antara jemaah itu
ada seratus talenta dan seribu tujuh ratus tujuh puluh lima
syikal, ditimbang menurut syikal kudus:
26 sebeka seorang, yaitu setengah syikal, ditimbang menurut syikal
kudus, untuk setiap orang yang termasuk orang-orang yang
terdaftar, yang berumur dua puluh tahun ke atas, sejumlah enam
ratus tiga ribu lima ratus lima puluh orang.
27 Seratus talenta perak dipakai untuk menuang alas-alas tempat
kudus dan alas-alas tiang tabir itu, seratus alas sesuai dengan
seratus talenta itu, jadi satu talenta untuk satu alas.
28 Dari yang seribu tujuh ratus tujuh puluh lima syikal itu
dibuatnyalah kaitan-kaitan untuk tiang-tiang itu, disalutnyalah
kepala tiang itu dan dihubungkannya tiang-tiang itu dengan
penyambung-penyambung.
29 Tembaga dari persembahan unjukan itu ada tujuh puluh talenta dan
dua ribu empat ratus syikal.
30 Dari padanya dibuatnyalah alas-alas pintu Kemah Pertemuan, dan
mezbah tembaga dengan kisi-kisi tembaganya, segala perkakas
mezbah itu,
31 alas-alas pelataran sekelilingnya, alas-alas pintu gerbang
pelataran itu, segala patok Kemah Suci dan segala patok
pelataran sekelilingnya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ibrani+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 16 -- 1 TON EMAS

(e-RH) Desember 15 -- BEREBUT KEPEMIMPINAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 15 Desember 2011
Bacaan : Matius 20:20-28
Setahun: Titus 1-3, Filemon 1
Nats: ... sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani,
melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi
tebusan bagi banyak orang (Matius 20:28)

Judul:

BEREBUT KEPEMIMPINAN

Perilaku anak-anak kerap membuat kita geli dan gemas. Kita
memaklumi tingkah mereka sebab mereka memang tengah dalam tahap
pertumbuhan dan pencarian jati diri. Akan tetapi, apabila perilaku
itu terus terbawa sampai orang itu dewasa, itu bisa membuat muak.
Kita menyebutnya kekanak-kanakan.

Sikap kekanak-kanakan itulah yang diperlihatkan oleh para murid
ketika mempertengkarkan siapa yang lebih besar, siapa yang paling
pantas memimpin, di antara mereka. Mereka ingin berada di posisi
kepemimpinan, suatu posisi yang menuntut kedewasaan, tetapi mereka
memandang kepemimpinan sebagai dunia yang berpusat pada aku, diriku,
dan milikku. Kepemimpinan disambut sebagai wahana untuk memuaskan
kepentingan dan ambisi pribadi.

Tuhan Yesus mengoreksi pandangan tersebut. Dia mengajukan cara
pandang yang menjungkirbalikkan perspektif para murid. Kepemimpinan
sejati tidak berfokus pada diri sendiri, tetapi pada kesejahteraan
orang lain. Bekal utamanya ialah kerendahan hati dan kesediaan untuk
melayani sesama. Seorang pemimpin akan rela menyingkirkan
kepentingan pribadinya demi memberikan sumbangsih yang bermakna bagi
orang banyak. Kepemimpinan, dalam pandangan Yesus, bukan terutama
mengacu pada kedudukan, melainkan pada sikap dan motivasi hati.

Bagaimana kecenderungan kita? Mengejar posisi atau mengutamakan
kesediaan untuk melayani sesama? Mengincar keuntungan pribadi atau
sungguh-sungguh rindu untuk memberkati orang lain, kalau perlu
dengan mengorbankan kepentingan diri? Bersediakah kita merendahkan
diri sebagai pelayan? --ARS

KEPEMIMPINAN ADALAH PANGGILAN YANG LUHUR DAN TINGGI
SEHINGGA UNTUK MERAIHNYA KITA HARUS MERENDAHKAN DIRI

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-15
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+20:20-28

Matius 20:20-28

20 Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu
kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu
kepada-Nya.
21 Kata Yesus: "Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah
perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam
Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang
lagi di sebelah kiri-Mu."
22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu
minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata
mereka kepada-Nya: "Kami dapat."
23 Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum,
tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku,
Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada
orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya."
24 Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua
saudara itu.
25 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa
pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan
tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan
keras atas mereka.
26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi
besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
27 dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu,
hendaklah ia menjadi hambamu;
28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan
untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan
bagi banyak orang."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Titus+1-3,+Filemon+1
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Titus+1-3,+Filemon+1


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 15 -- BEREBUT KEPEMIMPINAN

(e-RH) Desember 14 -- INVESTASI WAKTU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 14 Desember 2011
Bacaan : Amsal 4:1-6
Setahun: 2 Timotius 1-4
Nats: ... aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu
memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku,
maka engkau akan hidup" (Amsal 4:4)

Judul:

INVESTASI WAKTU

Seorang tokoh politik serta diplomat Amerika abad ke-19, Charles
Francis Adams, punya buku harian. Suatu saat, di buku itu ia
menulis: "Hari ini saya memancing dengan anak laki-laki saya satu
hari terbuang percuma." Ternyata, putranya, Brook Adams, juga
memiliki buku harian. Dan, pada hari yang sama tersebut, Brook Adams
menulis: "Pergi memancing dengan Ayah ini sungguh hari paling
menyenangkan di hidupku!" Perbedaan pandangan terhadap satu
pengalaman yang sama. Yang satu merasa membuang waktu, yang lain
merasa sang ayah memberi investasi waktu yang berharga baginya.

Beda cara pandang seperti ini mungkin kerap terjadi. Kita merasa
membuang waktu saat "hanya" bermain berbincang dengan anak-anak.
Padahal bagi mereka, itulah tabungan emosi dan kepercayaan yang
mereka dapat dari kebersamaan dengan orangtua. Dan, inilah keadilan
Tuhan; kasih itu dapat dinyatakan dengan sesuatu yang dapat
dilakukan tiap orangtua: investasi waktu yang tak menuntut kita
untuk selalu keluar uang. Anak-anak hanya perlu kita ada bersama
mereka, punya waktu mendengar mereka, punya kesempatan menyentuh
mereka dengan kasih nan menenteramkan.

Salomo adalah salah satu tokoh Alkitab yang tercatat karena
kebijaksanaan, kemasyhuran, kesuksesannya. Namun, siapakah pribadi
di balik keberhasilannya itu? Betulkah ia menyebut-nyebut ayahnya
yang berperan mendidik dan menasihatinya? Bacaan hari ini
menunjukkan hal itu. Daud, ayah Salomo, memberi waktu yang ia punya
untuk mengarahkan putranya agar hidup di jalan Tuhan. Dan, kita
telah melihat hasilnya. Maka, sesibuk-sibuknya kita sebagai
orangtua, mari prioritaskan selalu waktu untuk anak --AW

ANAK YANG MENCAPAI KEBERHASILAN DI HIDUPNYA
DIBESARKAN OLEH ORANGTUA YANG PUNYA WAKTU UNTUKNYA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-14
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Amsal+4:1-6

Amsal 4:1-6

1 Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan
perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian,
2 karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah
meninggalkan petunjukku.
3 Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak,
lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku,
4 aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu memegang
perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau
akan hidup.
5 Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan
jangan menyimpang dari perkataan mulutku.
6 Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan
dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Timotius+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Timotius+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

» Read more → (e-RH) Desember 14 -- INVESTASI WAKTU