(e-RH) Desember 31 -- SAYAP PERLINDUNGAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 31 Desember 2011
Bacaan : Rut 1:1-5
Setahun: Wahyu 20-22
Nats: Tuhan kiranya membalas perbuatanmu itu dan kepadamu kiranya
dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh Tuhan, Allah Israel, yang di
bawah sayap-Nya engkau datang berlindung (Rut 2:12)

Judul:

SAYAP PERLINDUNGAN

Tragedi gempa dahsyat di China pada Mei 2008 punya banyak kisah
mengharukan. Salah satunya adalah kisah seorang ibu yang meninggal
dalam posisi mendekap bayinya yang berhasil bertahan hidup dan
diselamatkan. Di tangan sang ibu tergenggam handphone bertuliskan
sebuah pesan, "Anakku, apabila engkau selamat, ingatlah bahwa Ibu
selalu mencintaimu."

Kitab Rut berkisah tentang riwayat Naomi, perempuan yang mencari
perlindungan di tengah terpaan badai kehidupan. Bersama suami dan
kedua anaknya, ia mengungsi ke tanah Moab demi mencari perlindungan
dari bencana kelaparan. Akan tetapi, bukan perlindungan yang ia
dapat, melainkan kesusahan dan kepahitan yang mendalam. Satu demi
satu, suami dan dua anaknya meninggal. Jadilah ia sosok perempuan
lemah yang rawan bahaya: berstatus janda, orang asing, dan tanpa
keturunan. Tanpa masa depan. Hari tuanya suram. Ke mana lagi ia
mencari perlindungan? Kisah selanjutnya memperlihatkan bagaimana
perlindungan Tuhan berlaku atasnya. Perlindungan yang menaungi
layaknya kepak sayap induk burung yang "mendekap" anak-anaknya.
Melalui Rut menantu setia yang Tuhan berikan, yang akhirnya dinikahi
Boas Naomi menimang cucu laki-laki. Siapa sangka?

Krisis dan kesukaran hidup memang bisa menempatkan kita dalam posisi
rawan bahaya. Kita merasa kehilangan satu demi satu apa yang kita
anggap bisa menjamin masa kini dan masa depan kita. Namun,
sebenarnya Tuhanlah Pelindung sejati kita. Meski yang lain pergi,
Tuhan tetap setia menjaga. Meski bahaya mengancam, dalam dekapan
kasih-Nya kita tetap terlindung. Yakinlah! --PAD

DEKAPAN TANGAN TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN YANG PALING AMAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2011-12-31
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2011/12/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2011/12/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Rut+1:1-5

Rut 1:1-5

1 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel.
Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan
kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana
sebagai orang asing.
2 Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama
kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata
dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah
mereka di sana.
3 Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu
tertinggal dengan kedua anaknya.
4 Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa,
yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira
sepuluh tahun lamanya.
5 Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga
perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+20-22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Wahyu+20-22


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Tidak ada komentar:

Posting Komentar